SEMARANG, Lingkarjateng.id – PT KAI Daop 4 Semarang menambah kapasitas perjalanan menuju Jakarta dengan mengoperasikan kereta api tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir, Minggu, 6 September 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan penambahan perjalanan menjadi bagian dari kesiapan KAI menghadapi perubahan kebutuhan transportasi akibat situasi yang tidak terduga.
Ia menjelaskan KA tambahan tersebut memiliki rangkaian lima kereta kelas eksekutif, empat kereta ekonomi, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit. Total kapasitas yang disediakan mencapai 570 tempat duduk.
Kereta tersebut dijadwalkan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang pada pukul 20.15 WIB.
“KAI Daop 4 Semarang terus memantau perkembangan situasi dan kebutuhan perjalanan masyarakat. Sebagai langkah antisipasi, hari ini kami mengoperasikan KA Tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir untuk memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang akan menuju Jakarta,” katanya.
Tambahan kapasitas juga diberikan melalui perubahan stamformasi KA Gumarang. Pada pemberangkatan kali ini, KAI menambahkan dua kereta kelas ekonomi yang masing-masing memiliki 72 tempat duduk.
Dengan demikian, sebanyak 144 tempat duduk tambahan tersedia melalui KA Gumarang. Penambahan tersebut melengkapi kapasitas dari KA Tambahan Semarang Tawang–Gambir.
KAI Daop 4 Semarang meminta calon penumpang mengatur perjalanan sejak awal dan membeli tiket melalui kanal resmi KAI untuk menghindari kendala saat melakukan pemesanan.
“Kami menghimbau masyarakat yang akan bepergian untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Kami berharap tambahan kapasitas ini dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan serta mendukung mobilitas masyarakat menuju Jakarta,” tambah Luqman.
KAI Daop 4 Semarang juga terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Dalam operasional perjalanan, aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas.
Jurnalis: Lingkar Network/Rizky Syahrul Al-Fath
Editor: Muslichul Basid
































