PURWOKERTO, Lingkarjateng.id – Semangat Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto untuk terus memperkuat keandalan infrastruktur ketenagalistrikan. Melalui pemeliharaan Trafo 2 di Gardu Induk (GI) 150 kV Kalibakal, Kabupaten Banyumas, PLN memastikan kesiapan aset strategis dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik yang andal bagi masyarakat, sektor pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan hingga kawasan industri di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
Kegiatan pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan preventif yang secara rutin dilakukan guna menjaga performa transformator daya sebagai salah satu aset vital pada sistem transmisi. Kegiatan dilakukan oleh 4 Orang personil ULTG Purwokerto dan berlangsung selama 6 Jam. Langkah ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang berkualitas sekaligus mendukung aktivitas sosial dan pertumbuhan ekonomi yang semakin bergantung pada keandalan energi listrik.
Dalam pelaksanaannya, tim PLN UPT Purwokerto melakukan serangkaian pemeriksaan teknis secara menyeluruh, meliputi pengujian parameter operasi transformator, inspeksi sistem proteksi, pemeriksaan sistem pendingin, hingga evaluasi kondisi komponen pendukung. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar operasional dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, ketelitian teknis, serta koordinasi antarunit operasi sistem guna memastikan peralatan tetap beroperasi secara optimal.
Manager PLN UPT Purwokerto, Ary Gemayel, menegaskan bahwa pemeliharaan transformator merupakan langkah strategis untuk menjaga keandalan sistem transmisi sekaligus meminimalkan potensi gangguan yang dapat memengaruhi kontinuitas pasokan Listrik.
“Trafo daya merupakan salah satu aset vital pada sistem transmisi yang harus dipastikan selalu berada dalam kondisi prima. Melalui pemeliharaan terencana ini kami melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap parameter operasi, sistem pendingin, sistem proteksi, serta kondisi peralatan pendukung untuk mendeteksi potensi anomali sejak dini. Dengan demikian, keandalan transformator tetap terjaga sehingga mampu mendukung kontinuitas penyaluran tenaga listrik secara aman, andal, dan efisien,” ujar Ary.
Ia menambahkan, penerapan prosedur operasional dan standar keselamatan secara disiplin menjadi prioritas dalam setiap tahapan pekerjaan sehingga pemeliharaan dapat diselesaikan secara efektif tanpa mengurangi tingkat keandalan sistem kelistrikan yang melayani pelanggan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Amiruddin, mengatakan bahwa menjaga keandalan jaringan transmisi merupakan bagian dari tanggung jawab PLN dalam memastikan pembangunan nasional berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, momentum peringatan Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bahwa kontribusi terhadap bangsa tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan terbaik kepada pelanggan, tetapi juga melalui kesiapan infrastruktur kelistrikan yang mampu menopang berbagai sektor kehidupan.
“Semangat kemerdekaan mengingatkan kita bahwa menjaga keandalan listrik adalah bagian dari kontribusi PLN dalam mengisi pembangunan bangsa. Infrastruktur kelistrikan yang andal menjadi fondasi bagi tumbuhnya ekonomi, berkembangnya industri, serta meningkatnya kualitas pelayanan publik,” kata Amiruddin.
Melalui pemeliharaan Trafo 2 GI 150 kV Kalibakal ini, PLN UPT Purwokerto semakin memperkuat kesiapan sistem transmisi dalam menghadapi dinamika kebutuhan energi listrik yang terus meningkat. Sejalan dengan semangat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan nasional serta penggerak kehidupan masyarakat. (Adv)

































