PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pendapatan sektor parkir Kota Pekalongan pada Januari hingga Juni mencapai Rp838,5 juta atau setara 52,41 persen dari target Rp Rp1,6 miliar pada tahun 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menandakan pengelolaan yang semakin membaik, meski masih dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan.
“Semester pertama ini realisasi PAD parkir sudah mencapai sekitar 52,41 persen. Kami optimistis target tahun 2026 bisa tercapai, apalagi dengan bertambahnya sejumlah titik taman parkir baru seperti di Pasar Grogolan, AZ.KO, dan beberapa lokasi lainnya yang mulai beroperasi,” ujar Restu, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurutnya, capaian pendapatan parkir tahun ini lebih unggul dari tahun lalu pada periode yang sama.
Restu mengakui kondisi tahun ini berbeda dengan tahun 2025 yang didukung banyak kegiatan berskala besar sehingga pendapatan saat itu sempat melampaui sasaran. Meski demikian, laju pertumbuhan yang tercatat saat ini tetap menunjukkan tren positif.
Di sisi lain, Dishub mencatat penurunan aliran kas dari parkir di badan jalan, salah satunya disebabkan aktivitas ekonomi yang belum pulih sepenuhnya. Kendati begitu, Dishub akan terus menggalakkan upaya strategis agar target pendapatan dapat terpenuhi, seperti memaksimalkan potensi dari titik-titik baru.
“Kami menyadari ada penurunan pendapatan parkir di badan jalan karena aktivitas ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih. Namun, kami akan terus melakukan berbagai upaya optimalisasi agar target PAD sebesar Rp1,6 miliar pada tahun ini dapat tercapai,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa


































