SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menyelidiki penyebab kematian harimau putih bernama Anggun, salah satu satwa koleksi sekaligus ikon Semarang Zoo.
Wali Kota (Walkot) Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan pihaknya telah meminta pengelola Semarang Zoo memberikan penjelasan lengkap terkait peristiwa tersebut.
Menurutnya, Anggun merupakan aset penting yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung.
“Sangat sedih ya, nanti akan kita selidiki karena itu salah satu kekayaan di Semarang Zoo,” katanya, Minggu, 26 Juli 2026.
Sejumlah informasi yang beredar menyebut Anggun diduga meninggal setelah mengalami komplikasi pascaprosedur anestesi yang memicu abses hingga infeksi. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan penyebab kematian harimau putih tersebut.
Agustina menegaskan, dugaan tersebut akan didalami untuk mengetahui apakah benar terdapat kesalahan dalam proses penanganan medis terhadap satwa.
“Kita akan selidiki apakah kesalahan anestesi ini benar. Kejadian ini agar bisa jadi pelajaran baik bagi teman-teman yang bertugas merawat hewannya,” ujarnya.
Menurutnya, hasil penyelidikan nantinya diharapkan tidak hanya mengungkap penyebab kematian Anggun, tetapi juga menjadi dasar evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Hingga saat ini, Agustina mengaku belum menerima laporan rinci mengenai kronologi maupun hasil pemeriksaan medis terhadap harimau putih tersebut.
Oleh karena itu, pihaknya telah meminta manajemen Semarang Zoo segera menyampaikan laporan secara menyeluruh.
“Detailnya saya belum dapat laporan. Saya sedang minta penjelasan teman-teman di Semarang Zoo, mengapa dan bagaimana ini terjadi,” pungkasnya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid






























