KENDAL, Lingkarjateng.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal memanfaatkan ajang Kendal Open Fair (KOF) 2026 sebagai sarana mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Melalui stand pameran yang berlangsung selama 21-27 Juli 2026 di Stadion Utama Kebondalem Kendal, BPBD mengenalkan berbagai program penanggulangan bencana sekaligus mengajak masyarakat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi potensi bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kendal, Ali Sutariyo, mengatakan keikutsertaan BPBD dalam KOF 2026 merupakan upaya mendekatkan informasi kebencanaan kepada masyarakat agar semakin memahami langkah-langkah mitigasi dan penanganan saat terjadi bencana.
“Melalui Kendal Open Fair ini kami menyampaikan berbagai informasi terkait penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari upaya pengurangan risiko bencana, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, pemanfaatan peralatan dan teknologi kebencanaan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor dalam setiap tahapan penanggulangan bencana,” ujar Ali.
Ia menjelaskan, pengunjung yang datang ke stand BPBD dapat memperoleh berbagai informasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan langkah-langkah mitigasi serta tindakan yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat.
“Edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mengurangi risiko bencana. Semakin tinggi tingkat pemahaman masyarakat, maka dampak yang ditimbulkan saat terjadi bencana dapat diminimalkan,” tegasnya.
Ali menambahkan, partisipasi BPBD dalam Kendal Open Fair 2026 juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis komunitas.
“Kami mengajak kepada masyarakat untuk mengunjungi stand BPBD guna mengetahui pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ajak Ali.
Ali berharap keterlibatan seluruh elemen masyarakat, kesiapsiagaan dan ketangguhan warga Kabupaten Kendal dalam menghadapi berbagai potensi bencana terus meningkat.
“Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk datang ke stan BPBD dan menambah wawasan tentang kebencanaan,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar
































