KENDAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Kendal menyambut positif rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang menjadi salah satu program strategis pemerintah pusat untuk melindungi kawasan pesisir Pantai Utara (Pantura) dari ancaman abrasi dan banjir rob.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo, mengatakan Kabupaten Kendal merupakan salah satu wilayah pesisir yang setiap tahun menghadapi ancaman abrasi dan rob yang semakin meningkat.
Karena itu, Hudi menilai keberadaan Giant Sea Wall menjadi langkah penting untuk melindungi kawasan pesisir sekaligus menjaga aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pemkab Kendal mendukung dan menyambut baik program Giant Sea Wall dari pemerintah pusat karena Kendal merupakan salah satu daerah yang terdampak abrasi dan rob yang terus meningkat,” ujar Hudi pada Senin, 13 Juli 2026.
Hadiri Rakornas KKP, DKP Kendal Sebut 28 Desa Ajukan Program Budi Daya Tematik
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rapat di Jakarta yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan dihadiri sejumlah pejabat kementerian serta kepala daerah di kawasan Pantura, proyek Giant Sea Wall telah ditetapkan sebagai program strategis nasional.
“Pemerintah pusat menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek tersebut dilakukan pada awal tahun 2027 di wilayah Kendal, Semarang, dan Demak,” ungkapnya.
Meski demikian, Hudi berharap dengan adanya proyek Giant Sea Wall tersebut tetap memperhatikan akses keluar masuk perahu nelayan.
Kendal Masuk Prioritas Proyek Giant Sea Wall, Pembangunan Ditarget 2027
Menurutnya, akses keluar masuk perahu nelayan menuju lokasi penangkapan ikan harus tetap tersedia sehingga aktivitas melaut tidak terganggu akibat keberadaan tanggul laut.
“Jangan sampai pembangunan Giant Sea Wall justru menutup atau mempersempit akses nelayan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari menangkap ikan dan memanfaatkan ruang laut sebagai sumber penghidupan mereka,” harapnya.
Sebelumnya, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan Kabupaten Kendal bersama Kabupaten Demak dan Kota Semarang menjadi wilayah prioritas dalam pembangunan Giant Sea Wall. Ia berharap seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat pesisir.
“Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar dan segera bisa terwujud sehingga dapat membantu penanganan serta memberikan solusi terhadap persoalan rob di wilayah pesisir yang selama ini dihadapi masyarakat,” harap Bupati Tika. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa





























