KENDAL, Lingkarjateng.id – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Lomba Dayung Bupati Kendal Cup Dragon Boat Race 2026 yang digelar di Sungai Kali Kuto di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, resmi dibuka pada Selasa, 23 Juni 2026.
Ajang olahraga air yang perdana diselenggarakan di Kendal ini menjadi bagian dari rangkaian Pesta Laut Tawang sekaligus upaya memperkenalkan olahraga dayung perahu naga kepada masyarakat.
Kejurprov tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal, Hudi Sambodo yang hadir mewakili Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.
Dalam sambutannya, Hudi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan lomba dayung tersebut. Ia menegaskan, lomba dayung perahu naga merupakan bagian dari upaya melestarikan tradisi masyarakat pesisir dan budaya maritim yang telah menjadi identitas bangsa Indonesia.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan di antara para peserta,” ujar Hudi.
Ia berharap penyelenggaraan kejuaraan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, serta memperkuat promosi destinasi wisata Kabupaten Kendal.
“Kami berharap kejuaraan ini berjalan lancar dan sukses serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan sektor pariwisata daerah,” harapnya.
Menurutnya, kejuaraan dayung tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tapi juga sarana untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet dayung berbakat dari Jawa Tengah.
“Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan olahraga dayung sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi hiburan bagi masyarakat dalam rangka Pesta Laut Tawang,” ungkap Hudi.
Sementara itu, Ketua Umum PODSI Kabupaten Kendal, Dian Alfart Muchammad, mengatakan Kejurprov Dayung Perahu Naga digelar sebagai bentuk pelestarian budaya maritim sekaligus mengenalkan olahraga tradisional perahu naga kepada masyarakat luas.
“Lomba ini bertujuan menumbuhkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan antar peserta lomba dayung,” ujar Dian yang juga merupakan Anggota DPRD Kendal dari Fraksi PKB.
Ia menjelaskan, kategori lomba perahu naga mempertandingkan nomor 8 pedayung dengan jarak tempuh 300 meter yang diikuti klub-klub dan PODSI kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
“Selain itu, panitia juga menggelar lomba dayung canoeing yang melombakan nomor kayak single putra dan putri jarak 200 meter serta canoe single putra 200 meter dengan batas usia atlet maksimal 25 tahun,” paparnya.
Dian berharap kejuaraan yang digelar di Sungai Kali Kuto tersebut dapat menjadi agenda tahunan Kabupaten Kendal.
“Kami berharap balap perahu naga ini bisa masuk kalender wisata tahunan Kabupaten Kendal sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar































