KENDAL, Lingkarjateng.id – Sebanyak 100 pelajar dari empat sekolah di Kecamatan Kaliwungu mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Kaliwungu, Rabu 17 Juni 2026.
Peserta seleksi merupakan siswa-siswi terbaik yang telah lolos tahap administrasi dari sekolah masing-masing, yakni SMPN 3 Kaliwungu, SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu, SMP NU 3 Islam Kaliwungu, dan MA Annidlomiyah Kaliwungu.
Plt Camat Kaliwungu, Pratikno Joko Wijayanto mengatakan seleksi tersebut menjadi langkah awal untuk menjaring putra-putri terbaik yang akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Kaliwungu pada 17 Agustus 2026 mendatang.
“Seleksi ini merupakan tahapan awal untuk menjaring putra-putri terbaik yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Kaliwungu,” ujarnya, Rabu, 17 Juni 2026.
Ia menjelaskan, proses seleksi berlangsung selama dua hari, yakni 17–18 Juni 2026. Dari total 100 peserta, nantinya akan dipilih 45 siswa dan siswi yang dinyatakan memenuhi syarat untuk menjadi anggota Paskibraka Kecamatan Kaliwungu.
“Harapannya melalui seleksi ini dapat terpilih generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik yang baik, tetapi juga disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada sekolah-sekolah yang telah mengirimkan perwakilannya,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pelatih dari Koramil Kaliwungu, Serda Sutrisno, menjelaskan bahwa peserta harus melewati sejumlah tahapan penilaian yang cukup ketat.
“Seleksi meliputi pemeriksaan kesehatan, tes fisik, kemampuan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), ketangkasan, kecakapan, mental, kedisiplinan, hingga wawasan kebangsaan,” terangnya.
Menurutnya, para peserta yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi teladan bagi pelajar lainnya.
“Semoga yang terpilih nanti benar-benar menjadi anggota Paskibraka yang disiplin, berintegritas, dan mampu mengemban tugas pengibaran bendera dengan baik saat peringatan HUT Kemerdekaan RI. Setelah seleksi ini kita akan mulai latihan, biasanya seminggu satu kali,” tandasnya.
Sementara guru pendamping dari SMP NU 03 Islam Kaliwungu, Anny Aini berharap 21 peserta didiknya dapat lolos dan bisa menjadi petugas pengibar bendera.
“Harapan lolos semua. Atau paling tidak targetnya seperti tahun sebelumnya yaitu minimal 14 anak bisa lolos. Anak-anak yang kita ikutkan seleksi ini sudah kami seleksi di sekolah. Tadinya 40 anak dan yang lolos di seleksi sekolah 21 anak,” pungkasnya. (adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar

































