Semarang (lingkarjateng.id) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang melakukan konsolidasi demokrasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, sebagai langkah strategis untuk memperkuat pendidikan politik dan kesadaran demokrasi masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto mengatakan dalam pertemuan itu selain memperkuat sinergi meningkatkan pendidikan politik dan kesadaran demokrasi masyarakat, juga untuk menyampaikan bahwa praktik politik uang masih terjadi masif di masyarakat.
“Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami pentingnya berpartisipasi dalam demokrasi secara jujur dan bertanggungjawab,” katanya, Rabu (10/6).
Agus menyebutkan, sampai dengan saat ini politik uang masih menjadi tantangan dalam proses demokrasi. “Karena itu diperlukan langkah-langkah edukatif kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga integritas demokrasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Semarang, Petrus Triyono mengungkapkan bahwa Diskominfo menyatakan kesiapan untuk mendukung Bawaslu dalam melaksanakan sosialisasi dan edukasi politik kepada masyarakat.
“Dan dukungan itu akan kami lakukan melalui berbagai kanal-kanal informasi yang dimiliki kami di Diskominfo,” ujarnya.
Ada beberapa kanal-kanal informasi yang disebutkan Petrus merupakan milik Diskominfo Kabupaten Semarang, diantaranya yaitu Radio Suara Serasi, serta media-media sosial resmi yang dikelola oleh Diskominfo Kabupaten Semarang.
“Karena, pendidikan politik tidak hanya penting dilakukan pada saat menjelang pemilihan umum atau pemilihan presiden saja, tapi juga perlu diberikan hingga di tingkat pemilihan kepada desa,” tegasnya.
Baginya, pendidikan politik harus dilakukan secara berkelanjutan, dan tidak hanya dilakukan pada saat menjelang pemilu saja.
“Tapi juga perlu dilakukan hingga di tingkat pemilihan kepala desa, untuk itu kami siap mendukung menyebarluaskan informasi dan edukasi politik kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi yang kami miliki,” kata Petrus.
Melalui kerjasama antara Bawaslu dengan Diskominfo Kabupaten Semarang, diharapkan mampu memperkuat hubungan kerja sekaligus mendorong terciptanya demokrasi yang semakin baik, partisipatif, dan berintegritas di Kabupaten Semarang.***
Jurnalis : Hesty Imaniar
Editor : Fian






























