KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kendal berkolaborasi dengan DPRD intensifkan sosialisasi terkait pengelolaan informasi administrasi kependudukan (adminduk).
Sosialisasi adminduk berlangsung di Balai Desa Gebang, Selasa 28 April 2026 dengan menghadirkan narasumber dari Anggota DPRD Kendal Fathur Rahman, M. Nurul Mujib, dan Windarto, serta Dekan Universitas Bank Jateng Dwi Agus Diartono.
Pelaksana Kabid Pengeloaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kendal, Suryanto, menjelaskan semua RT, RW dan tokoh masyarakat se-Desa Gebang turut diundang agar informasi adminduk yang didapat bisa diteruskan kepada masyarakat.
“Dalam sosialisasi kami menyampaikan apa yang menjadi tujuan kami di Dukcapil yaitu memberikan pelayanan yang terbaik dan membahagiakan,” ucapnya.
Desa Gebang menempati urutan ke-4 Desa Sadar Adminduk di Kabupaten Kendal. Meski demikian, masih terdapat beberapa kekurangan dalam hal kepemilikan dokumen kependudukan.
“Dalam sosialisasi ini kami sampaikan bahwa masih ada empat orang anak yang brlum perekaman KTP, 36 anak yang belum punya KIA, 14 orang meninggal belum dilaporkan akta kematiannya. Sehingga kami berharap Bapak RT atau RW bisa menyampaikan ke warganya,” tuturnya.
Suryanto menambahkan, Desa Gebang juga menjadi pilot project untuk program pendampingan desa terkait adminduk yang berkolaborasi dengan Universitas BPD Jateng. Nantinya mahasiswa terjun langsung ke desa untuk fokus pada pengabdian masyarakat di bidang kesadaran adminduk.
Sementara itu, anggota DPRD Kendal Komisi D, Fathur Rahman, menyampaikan pentingnya kepemilikan adminduk bagi masyarakat, seperti KTP dan KK yang menjadi kunci utama mengakses layanan publik.
“Alhamdulillah di Kabupaten Kendal pelayanan adminduknya sudah cukup baik. Masyarakat bisa mengakses layanan adminduk dengan mudah tanpa harus ke kantor Disdukcapil, mereka bisa ke kantor balai desa,” ujar Fathur Rahman.
Ia juga mengapresiasi Desa Gebang yang masuk lima besar Desa Sadar Adminduk se- Kabupaten Kendal.
“Tadi data yang kita terima itu hanya satu persenlah. Satu RT dari jumlah warga hanya tersisa empat, itupun karena yang bersangkutan ada di pesantren. Jadi harapan kami Dukcapil bisa memfasilitasi mereka yang ada di pesantren,” harapnya.
Senada, Anggota DPRD lainnya, Winarto, mengajak masyarakat dapat mengurus kepemilikan adminduk mereka.
“Pentingnya KTP, KK, Akta. Apalagi sekarang bisa diurus dengan mudah, gratis. Dan warga juga bisa ke kantor balai Desa Gebang ini. Harapannya melalui sosialisasi ini peserta juga bisa meneruskan informasi kepada masyarakat,” pesannya.
Kepala Desa Gebang, Bambang Siswanto, menyampaikan bahwa Desa Gebang yang telah dinobatkan menjadi lima besar Desa Sadar Adminduk untuk terus konsisten meningkatkan pelayanan publik dan kependudukan bagi masyarakat.
“Antusias masyarakat juga bagus, mereka langsung dengan kesadaran datang ke kantor balai desa untuk mengurus adminduk mereka. Harapannya kepemilikan asminduk di Desa Gebang dan Kabupaten Kendal ini sapat terus meningkat,” ungkapnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa
































