KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan penyerapan anggaran pembangunan pada triwulan pertama tahun anggaran 2026 belum menunjukkan hasil yang optimal.
Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) Triwulan I APBD Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis 23 April 2026.
Bupati menyampaikan, optimalisasi penyerapan anggaran menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah konkret guna mengatasi berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan.
“Dan rakor POK ini untuk memastikan seluruh program yang ada di OPD berjalan tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran, tertib administrasi dan tepat manfaat. Tetapi karena ini baru triwulan pertama memang masih belum optimal,” ujar Bupati.
Melalui rakor POK ini, ia mendorong OPD yang realisasinya masih rendah atau belum memenuhi target untuk dapat memanfaatkan waktu dengan efektif dan melakukan langkah-langkah akselerasi yang terencana agar capaian kinerja lebih optimal.
“Harapannya di triwulan kedua nanti progres penyerapan anggaran bisa ditingkatkan. Penyerapan di masing-masing OPD berbeda-beda, ada yang masih nol persen, ada yang masih 11 persen,” pesannya.
Dia meminta seluruh OPD, camat, lurah, kepala puskesmas agar mencermati kembali setiap kegiatan dan anggaran kas agar semua berjalan seimbang dan tidak terjadi penumpukan pencairan anggaran pada akhir tahun.
“Meningkatkan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan kegiatan melalui koordinasi internal di OPD secara rutin, dan terus berinovasi untuk pelaksanaan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kendal,” tegasnya.
Berdasarkan data, realisasi pendapatan daerah per-tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp424.599.244.201 atau 16,65 persen dari target pendapatan sebesar Rp2.549.706.396.93.
Sedangkan realisasi belanja per-tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp278.851.238.723 atau 10,56 persen, dari pagu anggaran tahun 2026 sebesar Rp2.640.573.202.934
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar
































