Demak (lingkarjateng.id) – Bermodalkan anggaran swadaya masyarakat dan sumbangan dari pengguna jalan, pembangunan jalan tahap dua di ruas penghubung antar desa di wilayah Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, akhirnya rampung.
Pada tahap kedua ini, warga mampu menyelesaikan pekerjaan rabat beton (pengecoran) jalan sepanjang kurang lebih 94 meter dengan menghabiskan total biaya sebesar Rp49.560.000.
Warga setempat, Halim mengatakan jalan ini akses utama penghubung antar desa di Kecamatan Sayung hingga menuju wilayah Semarang. Selama ini, kondisi jalan kerap rusak akibat terendam banjir sehingga membahayakan pengguna, tak jarang menimbulkan kecelakaan.
“Berangkat dari kondisi tersebut, warga berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri melalui penggalangan dana swadaya,” kata Halim, Jumat (17/4).
“Pengumpulan dana telah dimulai sejak Oktober 2025, saat curah hujan tinggi memperparah kerusakan jalan akibat genangan air,” imbuhnya.
Halim mengungkapkan, pada tahap pertama warga berhasil mengumpulkan biaya sebesar Rp103.645.500 dengan realisasi pembangunan sepanjang 200 meter.
Perbaikan ini dilakukan karena jalan tersebut sudah lama rusak dan belum mendapat penanganan.
“Perbaikan ini murni dari swadaya warga dan pengguna jalan, karena kondisi jalan sudah lama rusak dan cukup membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas,” ungkapnya.
Menurut Halim, jalan tersebut memiliki peran vital sebagai akses utama warga seperti menuju sekolah serta jalur utama aktivitas ekonomi warga menuju pasar maupun ke tempat kerja.
Sebelum dilakukan pengecoran, warga terlebih dahulu melakukan pengurukan menggunakan material padas. Lebih lanjut, kata Halim, upaya tersebut belum cukup memberikan kenyamanan karena permukaan jalan yang masih tidak rata.
Tahap pertama pembangunan dilakukan pada Januari 2026 dengan pengecoran sepanjang 200 meter. Sementara itu, tahap kedua yang ditargetkan sepanjang 100 meter, terealisasi sepanjang kurang lebih 94 meter.
Secara keseluruhan, panjang jalan yang berhasil diperbaiki mencapai 294 meter. Meski belum sepenuhnya sesuai target, warga mengaku bersyukur karena kondisi jalan kini jauh lebih baik dan aman dilalui.
“Alhamdulillah tahap dua sudah selesai. Jalan sekarang sudah lebih layak dilalui,” tutur dia.
Terkait rencana ke depan, warga untuk sementara akan menghentikan pembangunan. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan perbaikan akan kembali dilanjutkan apabila tersedia dukungan dana tambahan. ***
Jurnalis : Burhan Aslam
Editor : Fian

































