Pekalongan (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan strategis menyambut arus mudik Lebaran. Pengerjaan ditargetkan rampung paling lambat H-3 Lebaran guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman menegaskan bahwa percepatan perbaikan difokuskan pada jalur-jalur utama yang dilintasi pemudik.
“Perbaikan ini kita prioritaskan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam momentum arus mudik,” ujarnya disela meninjau progres perbaikan jalan di ruas Sragi–Pait, tepatnya di Desa Wonosari, Kecamatan Siwalan, Selasa (17/3/2026).
Ia menyebut, sejumlah ruas jalan lain di tingkat desa dan poros penghubung masih membutuhkan penanganan. Namun, perbaikan akan dilakukan secara bertahap setelah Lebaran dengan mempertimbangkan skala prioritas.
“Tentu masih banyak jalan-jalan di desa-desa, dikampung-kampung dan juga poros-poros yang memang harus kita persiapkan juga. Tapi waktunya tentu saja nanti setelah Lebaran, yang paling prioritas. Tapi ini yang sudah dikerjakan adalah ruas-ruas jalan yang memang menghubungkan antar kecamatan, menghubungkan antar kabupaten dan seterusnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sukirman menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai program prioritas pembangunan. Pihaknya menargetkan kondisi jalan mantap di Kabupaten Pekalongan mencapai minimal 80 persen pada tahun 2027.
“Tahun 2027 lah doakan kita bisa agar jalan kita ini paling tidak 80% mantap. Nanti, tentu saja dengan tambahan bantuan keuangan dari Provinsi dan Pusat untuk desa dan seterusnya, kita akan prioritas itu.” tegasnya.
Sementara itu, Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan, Mudiarso, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan di sejumlah ruas yang menjadi jalur utama maupun alternatif mudik. Pengerjaan difokuskan pada jalan yang mengalami kerusakan akibat hujan dan banjir.
Beberapa ruas yang tengah dikerjakan antara lain Pait–Sragi, Sragi–Kesesi, Kesesi–Kajen, hingga jalur Kwasen. Selain itu, tim juga menangani ruas Doro–Kedungwuni serta Karangdadap–Kertoharjo menuju Kota Pekalongan.
“Seluruh ruas ini kita kebut agar selesai sebelum puncak arus mudik,” kata Mudiarso.***
Jurnalis : Fahri Akbar
Editor : Fian































