Blora (lingkarjateng.id) – Proses penanganan perbaikan longsoran yang terjadi di badan jalan sekitar Jembatan Cadong Desa Pilang Kecamatan Randublatung, Blora terus dikebut. Diharapkan, sebelum lebaran 2026 nanti perbaikan harus sudah selesai.
Sejumlah pekerja dikerahkan guna mengejar target sebelum lebaran jembatan tersebut sudah bisa digunakan oleh pemudik yang hendak melintas jalur tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Danang, mengungkapkan, bahwa perbaikan telah berlangsung selama 15 hari.
Saat ini pihaknya fokus terhadap penanganan amblasnya tanah disekitar jembatan. “Kita fokus pembuatan talut, untuk menopang dan memberikan kekuatan tanah agar tidak longsor kembali,” ujarnya, Senin (2/3).
Selain talud, lanjut Danang, pembuatan patok juga dikebut guna memberikan rambu-rambu kepada para pengguna. “Itu satu paket, sehingga nantinya akan lebih kuat lagi,” jelasnya.
Ia menerangkan, saat ini tinggal pengisian batuan keras dibekas longsoran yang telah dibuat takut pada sisi utara.
“Kami pastikan minggu-minggu ini selesai sehingga pas lebaran kondisi bisa normal kembali,” terang dia.
Diketahui Jembatan Cadong, yang berada di Jalan Raya Randublatung – Kradenan, merupakan jalur alternatif kedua dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur.
Dari pantauan dilapangan, meski dalam masa perbaikan namun separuh jalan amblas, masih bisa dilalui dengan cara bergantian buka tutup.
Jalur alternatif menuju jembatan Terusan Bojonegoro-Blora (TBB) diharapkan bisa segera dilalui dengan nyaman. ***
Jurnalis : Hanafi
Editor : Fian





























