Pekalongan (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kabupaten Pekalongan pastikan kesiapan pasokan sampah untuk proyek pembangunan instalasi pengolah sampah berbasis ramah lingkungan menjadi energi listrik (PSEL) yang melibatkan beberapa daerah di Pekalongan Raya.
Wakil Bupati (Wabup) Sukirman menyampaikan, bahwa volume sampah Kabupaten Pekalongan diperkirakan mencapai sekitar 500 ton per hari dan siap mendukung standar operasional instalasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Sukirman usai penandatanganan surat pernyataan kesiapan pembangunan PSEL bersama Pemerintah Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang di Kompleks Dupan Square, Selasa (24/02/2026) malam.
Sukirman menyebut bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari nota kesepakatan sebelumnya antara kepala daerah se-Pekalongan Raya.
“Secara kebijakan politik, komitmen sudah dibangun oleh Ibu Bupati Fadia Arafiq bersama kepala daerah lainnya. Sekarang tinggal masuk ke tahap teknis. Kalau ini untuk kepentingan masyarakat, tentu kita akan melakukan percepatan,” kata Sukirman.
Ia menambahkan, tahap berikutnya adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Jawa Tengah. Pemerintah daerah menargetkan pertengahan tahun ini realisasi pembangunan PSEL sudah dapat dimulai.
Mengenai dukungan pasokan sampah, Sukirman menegaskan bahwa Kabupaten Pekalongan siap menjadi salah satu penyokong bahan baku PSEL.
“Volume pasti siap, sesuai standar operasional. Saat ini, kita perkirakan volume sampah mencapai sekitar 500 ton per hari,” tegas dia.
“Dengan proyek ini, masing-masing daerah akan melakukan sosialisasi dan konsolidasi agar sistem pembuangan sampah lebih terpusat dan memenuhi kebutuhan pembangkit listrik,” imbuh Sukirman.
Dirinya berharap, kerja sama lintas daerah ini dapat menuntaskan persoalan sampah secara terpadu. “Melalui kerja sama lintas daerah ini, diharapkan persoalan sampah di wilayah Pekalongan Raya tertangani secara terpadu sekaligus memberikan nilai tambah berupa energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya. ***
Jurnalis : Fahri Akbar
Editor : Fian































