KUDUS, Lingkarjateng.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus meminta pemerintah setempat bisa memenuhi kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG) dengan memanfaatkan produksi pangan lokal.
Ketua DPRD Kudus, Masan, menyampaikan dengan memanfaatkan produksi pangan lokal maka program MBG bisa mendukung perputaran ekonomi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebut, jika program MBG bisa dimanfaatkan dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat bisa ikut meningkat.
“Kalkulasi kami, kalau nantinya ada 101 titik SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang sudah berjalan, ada sekitar Rp1 triliun perputaran uang di Kudus dalam setahun,” jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya meminta Pemkab Kudus bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk mengoptimalkan swasembada pangan di wilayah setempat.
“Ini kesempatan baik bagi daerah untuk mewujudkan swasembada pangan. Pemerintah daerah bisa memanfaatkan program MBG ini untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyediaan bahan baku,” tuturnya.
Ia menilai pemerintah bisa mulai menghitung ketersediaan beras di Kabupaten Kudus agar bisa dimanfaatkan untuk program MBG. Hal itu mengingat beras menjadi bahan baku pokok yang sangat dibutuhkan setiap SPPG.
“Dinas Pertanian harus menghitung kebutuhan beras untuk MBG se-Kabupaten Kudus. Jadi nantinya bahan baku beras untuk MBG itu semuanya dari Kudus, tidak perlu tergantung ke daerah lain, minimal bisa surplus di daerah sendiri. Kalau kebutuhannya kurang, bisa buka lahan tidur untuk lahan produktif lagi,” paparnya.
Masan juga meminta Pemkab Kudus untuk bisa menstimulasi swasembada pangan dengan memberikan bantuan bibit dan sejenisnya kepada masyarakat. Contohnya seperti bantuan bibit buah, sayur, ikan, ayam atau lain sebagainya.
“Bisa lihat potensi daerah, jadi kebutuhan MBG di Kudus bisa kuat karena mampu menyediakan bahan dari daerah sendiri. Contohnya seperti di Kecamatan Dawe itu punya potensi ditanami jeruk pamelo, maka pemerintah daerah bisa menstimulus dengan memberikan bantuan bibitnya agar bisa ditanami masyarakat. Hasilnya nanti untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG,” tuturnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa






























