DEMAK, Lingkarjateng.id – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga truk tronton terjadi di Jalan Pantura Kudus–Semarang, tepatnya di Traffic Light Trengguli, Kabupaten Demak, Kamis, 20 Agustus 2026. Insiden tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Dalam kecelakaan tersebut, satu pengemudi truk meninggal dunia, sementara satu pengemudi lainnya mengalami luka dan seorang pengemudi lainnya selamat.
Insiden kecelakaan itu melibatkan truk wing box tronton Hino bernomor polisi B-9904-TEX, truk tronton loss bak nopol B-9261-PYX, dan truk dump tronton Mitsubishi nopol K-8942-AT.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Demak, Ipda Muhammad Lutfil Hakim, menerangkan bahwa kecelakaan bermula saat truk wing box tronton Hino yang dikemudikan Saman (63), warga Kota Bekasi, Jawa Barat, melaju dari arah Kudus menuju Semarang.
Sesampainya di lokasi kejadian, lanjut kata dia, pengemudi diduga kurang konsentrasi dan kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya. Akibatnya, truk Hino menabrak bagian belakang truk tronton loss bak bernomor polisi B-9261-PYX yang melaju searah di depannya.
“Truk kemudian terdorong ke depan dan menabrak truk dump tronton Mitsubishi nomor polisi K-8942-AT yang berjalan searah di depannya,” terang Lutfil melalui keterangan resminya.
Benturan tersebut mengakibatkan Saman (63) mengalami luka parah. Ia mengalami patah dan robek pada kaki kiri serta trauma pada bagian dada dan perut. Korban sempat terjepit di dalam kabin truk dan harus dievakuasi oleh petugas.
Saman kemudian dievakuasi dan mendapat perawatan di RSUD Sunan Kalijaga Demak. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia sesaat dalam perawatan medis.
“Korban (Saman) mengalami patah dan robek kaki kiri, trauma dada dan perut serta MD saat
dalam perawatan di RSUD Sunan Kalijaga Demak,” ungkapnya.
Sementara itu, pengemudi truk tronton loss bak B-9261-PYX, Sudi Rumekso (60), warga Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengalami luka memar pada kedua kakinya. Sedangkan pengemudi truk dump tronton Mitsubishi K-8942-AT, Ruslan (64), warga Kabupaten Tuban, dilaporkan selamat dalam kecelakaan tersebut.
Dalam proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan berlangsung sekitar satu jam. Petugas menerjunkan mobil derek untuk mengevakuasi kendaraan dari badan jalan dan memastikan arus lalu lintas di jalur Pantura kembali normal.
“Proses evakuasi selesai jam 04.30 WIB dibantu derek,” katanya.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan oleh petugas untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid






























