KENDAL, Lingkarjateng.id – Tradisi ziarah makam para tokoh agama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kendal telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, momentum Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal juga dilaksanakan ziarah makam. Salah satunya ziarah ke makam KH Asy’ari atau Kiai Guru yang berada di Bukit Jabal, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu pada Kamis, 23 Juli 2026.
Ziarah diikutu jajaran Pemerintah Kabupaten Kendal, tokoh agama, serta unsur Forkopimcam Kaliwungu, termasuk Pelaksana tugas (Plt) Camat Kaliwungu.
Plt Camat Kaliwungu, Pratikto Joko Wijayanto, menyampaikan bahwa ziarah dan doa bersama dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kendal adalah sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri dan tokoh penyebar agama, memohon keselamatan daerah, serta meneladani semangat kepemimpinan para pendahulu.
Pratikto menjelaskan bahwa Kiai Guru merupakan salah satu ulama besar yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Kabupaten Kendal, khususnya di Kecamatan Kaliwungu.
Menurut Pratikto, Kiai Guru dikenal sebagai pendiri Masjid Besar Al Muttaqin Kaliwungu yang hingga kini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengenang dan meneladani sikap kepahlawanan, kerja keras, serta dedikasi para tokoh sejarah dalam memajukan Kabupaten Kendal,” tuturnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kendal Arif Masruhin mewakili Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengajak para ulama dan seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kendal.
“Insyaallah dengan doa dan ikhtiar bersama, kita dapat membangun Kabupaten Kendal yang lebih baik dan berkelanjutan guna mewujudkan Kendal yang beribadat, berdikari, dan sejahtera,” katanya.
Menurut Kabag Kesra, Bupati Kendal juga mengajak seluruh jajaran serta masyarakat untuk memaknai momen Hari Jadi Kendal sebagai ruang untuk refleksi dan titik awal untuk berbuat lebih baik lagi. Kemudian memperkuat sinergi untuk Kendal yang berdikari.
“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak-Ibu semua dan seluruh warga Kendal, yang sudah bekerja keras membantu Pemerintah di berbagai program pembangunan. Marilah kita syukuri nikmat keamanan dan kedamaian wilayah kita, melalui spirit pengabdian dan karya-karya nyata yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Usai prosesi ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Kiai Muthohirin serta doa bersama yang dipimpin KH Ahmad Fauzi. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































