KENDAL, Lingkarjateng.id – Pembukaan operasional Pom Minyak Goreng Indonesia (Pomindo) di Kabupaten Kendal merupakan langkah baru yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Hal tersebut dikatakan oleh, Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Sugiono saat menghadiri opening Pomindo di Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.
“Saya melihat bisnis minyak goreng ini sangat potensial, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan kebutuhan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Sugiono pada Minggu, 14 Juli 2024.
Ditambahkan, POM minyak goreng ini juga dinilai higienis karena menggunakan peralatan Food Grade dan bersertifikasi SNI.
Lebih lanjut, kehadiran POM minyak goreng di Kabupaten Kendal dapat menjadi solusi jika terjadi kelangkaan minyak seperti yang pernah dialami masyarakat beberapa waktu lalu.
“Masyarakat Kendal akan dapat kemudahan minyak goreng. Karena selama ini mendekati puasa, lebaran itu pasti terjadi gejolak minyak goreng, telur, beras dan lainnya,” pungkas Sekda.
Sementara itu, Owner Depo POMINDO Kendal, Budi Santoso mengatakan, minyak goreng dari Pomindo memiliki kualitas cloud point atau kualitas minyak level 10.
“Jadi dipastikan lebih baik dengan yang ada di pasaran, dan minyak dibanderol dengan harga Rp 15.500 per liter,” ujarnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarjateng.id)





























