PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMP Negeri 4 Pekalongan pada Kamis, 25 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pelayanan, pembuatan akun, verifikasi, hingga pengawasan penerimaan murid baru berjalan tertib dan lancar.
Wali Kota yang akrab disapa Aaf mengatakan, situasi pelaksanaan SPMB pada hari keempat sudah jauh lebih kondusif dibandingkan dua hari pertama yang sempat dipadati calon murid baru (CMB) beserta orang tua.
“Alhamdulillah, pada hari keempat pelaksanaan SPMB kondisinya sudah jauh lebih kondusif dibandingkan dua hari pertama yang sempat dipadati calon murid dan orang tua. Secara umum pelaksanaannya berjalan dengan baik,” ujarnya.
Aaf mengungkapkan, minat masyarakat untuk mendaftarkan putra-putrinya di SMPN 4 Pekalongan masih sangat tinggi. Menurutnya, kendala banjir yang masih kerap terjadi saat hujan deras tidak menyurutkan antusiasme masyarakat, terbukti jumlah pendaftar setiap tahun selalu melebihi daya tampung sekolah.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana sekolah secara bertahap agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.
“Ke depan pemerintah akan berupaya secara bertahap melengkapi dan meningkatkan fasilitas sekolah. Yang terpenting kualitas pembelajaran tetap terjaga agar prestasi peserta didik terus meningkat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi capaian akademik SMPN 4 Pekalongan. Menurutnya, keberhasilan salah seorang siswa meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Bahasa Indonesia menjadi bukti bahwa pemerataan kualitas pendidikan melalui sistem zonasi telah berjalan dengan baik.
“Prestasinya sangat membanggakan. Ada siswa yang berhasil memperoleh nilai 100 pada Tes Kemampuan Akademik mata pelajaran Bahasa Indonesia. Ini menjadi bukti bahwa pemerataan kualitas pendidikan melalui sistem zonasi berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Pekalongan, Masykur menjelaskan pelayanan pembuatan akun dan verifikasi calon murid baru hingga hari keempat berlangsung lancar. Tercatat sebanyak 193 calon murid telah melakukan pembuatan akun dan verifikasi di SMPN 4 Pekalongan.
“Pelayanan pembuatan akun dan verifikasi berjalan lancar. Hingga hari keempat sudah ada 193 calon murid yang membuat akun dan melakukan verifikasi di SMPN 4 Pekalongan,” jelasnya.
Ia mengatakan kelancaran pelayanan tidak lepas dari kerja sama seluruh panitia SPMB. Masykur juga mengingatkan bahwa pembuatan akun tidak harus dilakukan di sekolah tujuan.
“Semua berjalan baik berkat dukungan tim panitia SPMB yang bekerja maksimal. Calon murid bisa membuat akun secara mandiri di rumah, di sekolah asal, maupun di SMP negeri mana saja di Kota Pekalongan,” tuturnya.
Pada tahun ajaran 2026, SMPN 4 Pekalongan memiliki daya tampung sebanyak 192 peserta didik. Wilayah cakupan utamanya meliputi Pasirsari, Kramatsari, Tirto, Podosugih, dan sebagian Medono. Selain itu, melalui jalur prestasi terdapat pula pendaftar yang berasal dari Kabupaten Pekalongan, di antaranya dari wilayah Pegandon dan Wonopringgo.
Masykur berharap peserta didik yang nantinya diterima dapat terus mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sehingga mampu mempertahankan serta meningkatkan prestasi sekolah.
Ia juga memberikan apresiasi kepada salah satu lulusan SMPN 4 Pekalongan, Nefa yang berhasil meraih nilai 100 pada TKA Bahasa Indonesia dan kini melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Pekalongan.
“Kami berharap mereka dapat terus mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sehingga prestasi SMPN 4 dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkapnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar





























