BLORA, Lingkarjateng.id – Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mengapresiasi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngawen 1 di Kabupaten Blora karena dinilai berhasil mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Apresiasi itu disampaikan Danang saat mengunjungi SPPG Ngawen 1 pada Rabu, 15 Oktober 2025.
“Kita ke sini karena tertarik lihat berseliweran di medsos SPPG Ngawen 1 mitranya menyembelih sapi,” katanya.
Danang menyebut SPPG Ngawen 1 sebagai salah satu yang terbaik dari berbagai lokasi yang telah ia tinjau.
“Dari berbagai daerah yang saya kunjungi, dapur Ngawen ini keren. Dapurnya mbelih (menyembelih) sapi dewe (sendiri) untuk menu MBG,” katanya.
Ia menilai dapur yang dikelolapara pemuda Kecamatan Ngawen itu mampu menjadi angin segar di tengah polemik yang berkembang terkait kualitas menu dan pelaksanaan MBG di berbagai daerah.
Danang juga mendorong media untuk menyajikan pemberitaan secara berimbang, tidak hanya menyoroti kekurangan, tetapi juga pencapaian positif seperti yang dilakukan di Ngawen.
“Ya kami akui banyak dapur yang kurang bagus. Tapi gak semua. Buktinya di Ngawen ini bagus. Ya, kami minta media selain menyoroti yang buruk juga memberitakan yang bagus juga,” ujarnya.
Danang turut menegaskan manfaat program MBG yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat melalui aktivitas dapur SPPG.
“Multiplier effect (efek ganda)-nya kerasa ya. Gak soal gizi aja tapi juga warga sekitar sini ikut bekerja di sini,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi upaya SPPG Ngawen dalam mengurus sertifikasi kelayakan dapur, termasuk Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS), yang menurutnya tinggal menunggu proses finalisasi.
“Menu oke. Kelayakan juga berproses. Ini tinggal nunggu. Bisa lah ini jadi contoh dapur MBG untuk yang lainnya,” tambahnya.
Hingga saat ini, Danang menyebut dapur MBG Ngawen sebagai salah satu yang paling aman dan memenuhi standar dari seluruh lokasi yang telah dikunjunginya.
Namun, ia tetap menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan dari masing-masing koordinator wilayah.
“Ya walau begitu, tapi kami coba hubungi setiap korwil untuk mengontrol kualitas. Biar mereka terus memperbaiki kualitas sesuai arahan BGN,” ungkapnya.
Sementara itu, Mitra SPPG Ngawen 01, Febrian Candra, menyambut baik apresiasi tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan.
“Alhamdulillah ini feedback yang bagus buat dapur kami. Kami terus berupaya untuk memberikan pelayanan pemenuhan gizi untuk para penerima manfaat,” ujarnya.
Febrian juga menyampaikan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap masyarakat melalui media sosial. Menurutnya, dapur Ngawen selalu membagikan foto dan video menu yang disajikan sebagai bentuk transparansi.
“Tiap hari kami unggah video dan foto menu untuk dilihat para penerima manfaat dan masyarakat. Tujuannya untuk mensosialisasikan dan tidak tertutup terhadap pelayanan kami,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid
































