SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terus memperkuat layanan kesehatan primer melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi.
Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan program prioritas nasional sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat hingga tingkat keluarga.
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin mengatakan, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
“Dibutuhkan sinergi, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 Juni 2026.
Ia mendorong peningkatan konvergensi dan integrasi program antar perangkat daerah maupun fasilitas kesehatan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat lebih efektif dan tidak terfragmentasi.
Selain itu, Nina menilai camat memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat keluarga. Karena itu, keterlibatan camat dinilai penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat.
“Camat memiliki peran strategis untuk terus menjangkau masyarakat sampai tingkat keluarga dalam membangun perilaku hidup sehat,” jelasnya.
Tak hanya itu, pemanfaatan teknologi dan inovasi juga menjadi perhatian dalam penguatan layanan kesehatan.
“Penggunaan data yang akurat dan sistem yang terintegrasi dinilai mampu mempercepat respons terhadap berbagai persoalan kesehatan masyarakat,” ucapnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar


































