KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal turut ambil bagian dalam Kendal Open Fair (KOF) 2026 yang digelar di Stadion Utama Kebondalem Kendal pada 21-27 Juli 2026.
Melalui stand pamerannya, DKP Kendal memperkenalkan inovasi budidaya ikan lele menggunakan Recirculating Aquaculture System (RAS) sebagai solusi budidaya yang lebih efisien dan modern.
Kepala DKP Kendal, Hudi Sambodo, mengatakan pada stand pameran tersebut pengunjung dapat melihat langsung konsep budidaya ikan lele dengan sistem RAS yang memanfaatkan sirkulasi air secara berulang.
“Dalam sistem ini, air kolam dialirkan kembali setelah melalui proses pengendapan dan penyaringan sehingga kotoran ikan, sisa pakan, serta senyawa lain dapat dipisahkan sebelum air digunakan kembali,” katanya usai mengikuti pembukaan KOF, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurutnya, melalui proses filtrasi tersebut kualitas air tetap terjaga sehingga mampu mendukung pertumbuhan ikan secara optimal sekaligus mengurangi kebutuhan penggantian air.
Meski demikian, Hudi menyebut sistem tersebut membutuhkan pasokan listrik yang memadai untuk menjaga sirkulasi air tetap berjalan secara optimal.
“Keberhasilan sistem RAS sangat ditentukan oleh beberapa faktor utama, yakni kekuatan pompa, kualitas filter, serta desain sistem filtrasi yang digunakan,” ujarnya.
Ia mengatakan sistem RAS mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas melalui penerapan padat tebar yang lebih tinggi serta dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem budidaya lainnya.
“Berbagai keunggulan ditawarkan melalui budidaya sistem RAS, di antaranya mampu menghemat penggunaan air dan lahan, tidak mengubah kontur asli tanah, lebih stabil terhadap pengaruh cuaca dan lingkungan, serta memberikan kendali penuh terhadap proses budidaya,” katanya.
Hudi menambahkan, DKP Kendal juga memamerkan berbagai sampel produk aquascape sebagai salah satu potensi usaha di bidang perikanan, aneka olahan hasil perikanan, dimsum cook on the spot serta beragam doorprize menarik bagi pengunjung.
“Pengunjung juga bisa mendapatkan edukasi mengenai perbedaan produk perikanan yang mengandung formalin dan yang bebas formalin. Berbagai contoh produk kita tampilkan secara lengkap beserta ciri-ciri fisik masing-masing, sehingga masyarakat dapat mengenali dan memilih produk perikanan yang aman untuk dikonsumsi,” katanya.
“Monggo masyarakat Kendal bisa mampir ke stand DKP. Selain bisa belajar budidaya ikan lele menggunakan RAS, pengunjung juga bisa berkesempatan mendapatkan doorprize yang menarik di stand kami,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid






























