JEPARA, Lingkarjateng.id – Bupati Jepara Witiarso Utomo menambah stok gas LPG 3 kg sebanyak 500 tabung setiap minggu untuk Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Penambahan ini untuk memastikan stok gas tersebut aman hingga Lebaran dan setelahnya.
“Kita ngecek untuk kesiapan stok LPG 3 kg di Karimunjawa. Alhamdulillah dalam keadaan yang stabil, tidak ada kekurangan untuk persiapan Lebaran Idul Fitri,” ujarnya usai mengecek salah satu pangkalan di Karimunjawa, Sabtu, 29 Maret 2025.
Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit itu mengungkap meski terjadi gejolak harga di masyarakat, hal itu menurutnya masih wajar. Sebab, kenaikan harga terjadi karena perbedaan jarak tempuh yang harus menggunakan jalur laut untuk sampai ke Karimunjawa.
“Untuk harganya memang ada selisih dari Jepara kan ada cost tersendiri, ya. Karena perjalanan laut, tapi masih okelah di masyarakat Karimunjawa,” ungkapnya.
Ia mengatakan, biasanya pengiriman gas ke Karimunjawa sebanyak 2.000 tabung. Jumlah ini akan bertambah menjadi 2.500 tabung.
Sementara untuk pangkalan gas, Wiwit merincikan bahwa terdapat 7 pangkalan gas LPG di Karimunjawa. Diantaranya yakni 4 pangkalan di Desa Karimunjawa, 1 di Desa Nyamuk, 1 di Desa Kemujan, dan 1 di Desa Parang. (Lingkar Network | Muhammad Aminudin – Lingkarjateng.id)































