KENDAL, Lingkarjateng.id – Kabar Pencalonan Bupati Kendal Dico M. Ganinduto di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Semarang memunculkan reaksi dari sejumlah warga Kabupaten Kendal, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
Salah satunya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando, yang mengaku sempat kaget dengan kabar pencalonan Dico di Pilwalkot Semarang. Namun, hal tersebut menurutnya mungkin sesuai dengan keinginan Bupati Kendal yang mengatakan ingin bermanfaat bagi masyarakat yang lebih luas lagi.
“Sebenarnya sayang kalau harus pindah dari Kendal, tapi beliau mungkin ingin bermanfaat bagi masyarakat lebih luas lagi,” ucap Febi sapaan akrabnya pada Kamis, 18 Juli 2024.
Febi menilai Dico sebagai sosok pemuda visioner yang memiliki pandangan ke masa depan. Menurutnya, Dico mampu mewujudkan banyak kemajuan di bidang pembangunan maupun sumber daya manusia di Kabupaten kendal.
“Beliau muda tapi visionernya luar biasa. Bahkan kadang kita kepontal-pontal mengikuti kinerja beliau,” tandas Kepala Kesbangpol Kendal itu.
Mengenai pembangunan di Kabupaten Kendal, Febi menilai kepemimpinan Dico selama ini terbilang sudah berhasil. Hal ini dibuktikan dengan dana yang digelontorkan Dico untuk sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Kendal.
“Selama kepemimpinan Pak Dico itu baru 3 tahun 8 bulan, kita tahu tidak sampai 5 tahun, tapi hasil yang sudah diberikan beliau itu sangat luar biasa secara pembangunan. Misalnya, Masjid Agung diberikan hibah kurang lebih Rp 20 miliar, RSNU Rp 8 miliar, MI Muhammadiyah Rp 1 miliar, dan masih banyak lagi,” bebernya.
Ia menyebut, Dico tak hanya fokus pada infrastruktur saja, tetapi juga memastikan kinerja para ASN di Kendal tetap berjalan dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Artinya pembangunan itu berjalan tanpa meninggalkan kapasitas SDM contohnya kami-kami ini. Setiap satu bulan sekali kami diajak rapat bersama kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lainnya yang dipimpin Pak Bupati. Di sana kami diberi kesempatan menyampaikan apa yang sudah dicapai di dinas masing-masing. Beliau itu bagus, jadi aparatur pemerintah itu digembleng bagus,” bebernya.
Hal senada juga diungkapkan salah satu warga Kendal, Novel Bashay, yang menilai program-program hasil gagasan Dico cukup bagus dan membuat kabupaten setempat sekarang lebih maju dan dikenal masyarakat luas.
“Sebenarnya harapan saya ya tetap di Kendal saja dulu, membangun Kendal untuk lima tahun yang akan datang. Tapi bagaimana lagi, mungkin beliau ingin memberikan manfaat kepada rakyat yang lebih luas lagi,” ungkapnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarjateng.id)































