JEPARA, Lingkarjateng.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara memetakan 10 kecamatan yang berpotensi mengalami banjir saat musim hujan.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jepara, Sekar Ayu, mengatakan wilayah rawan banjir tersebar di sejumlah kecamatan, baik di wilayah selatan maupun utara Jepara.
“Wilayah yang teridentifikasi rawan banjir meliputi Kecamatan Welahan, Mayong, Nalumsari, Kalinyamatan, Kedung, Pecangaan, Tahunan, Jepara, Bangsri, dan Mlonggo,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 7 November 2026.
Pemetaan wilayah rawan banjir menjadi salah satu dasar bagi pemerintah untuk memaksimalkan kesiapsiagaan seluruh unsur penanganan bencana.
BPBD Jepara mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir agar meningkatkan kewaspadaan bencana.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda kenaikan debit air maupun genangan. Jika terjadi luapan sungai atau kondisi yang berpotensi membahayakan permukiman, segera laporkan kepada pemerintah desa atau petugas terkait,” imbaunya.
Selain itu, masyarakat diharapkan menyiapkan langkah antisipasi secara mandiri, seperti mengamankan dokumen penting dan barang berharga, menyiapkan kebutuhan darurat, serta mengetahui jalur evakuasi terdekat. (Adv)
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa
































