PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan, Sukirman, mendorong Duta Generasi Berencana (GenRe) terpilih tahun 2026 menjadi pelopor edukasi bagi kalangan remaja dengan pendekatan teman sebaya.
Sukirman mengatakan Duta GenRe tidak boleh hanya berhenti pada seremoni pemilihan. Duta terpilih harus mampu menjadi teladan sekaligus terlibat langsung dalam menyosialisasikan berbagai program pencegahan persoalan remaja hingga ke tingkat masyarakat bawah.
Menurut Sukirman, sosialiasi dengan pendekatan teman sebaya akan lebih mudah diterima ketika disampaikan oleh sesama generasi muda.
“Kalau saya yang berbicara, Pak Sekda yang berbicara, Ketua DPRD yang berbicara dengan anak-anak kita yang usianya remaja hari ini, itu mungkin efeknya tipis. Tetapi kalau kemudian kita serahkan kepada duta-duta kita yang memang seusia, yang memang kemudian sebaya, insyaallah itu memang akan lebih efektif,” tuturnya saat menghadiri Malam Apresiasi Duta GenRe di Gedung Pertemuan Umum Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Duta GenRe nantinya memiliki tanggung jawab untuk membantu mengedukasi generasi muda terkait berbagai persoalan, mulai dari pernikahan dini, pergaulan bebas, kenakalan remaja, seks bebas, penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, hingga pencegahan stunting.
Oleh karena itu, para duta juga harus mampu menjaga perilaku sehingga dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.
“Duta-duta ini diinisiasi oleh Dinas DP3APPKB dan akan ditugaskan untuk bersosialisasi hingga ke tingkat bawah, khususnya kepada para remaja, demi menciptakan generasi yang terencana,” ucapnya.
Di sisi lain, Sukirman menekankan bahwa upaya menjaga dan mempersiapkan generasi muda bukan membutuhkan peran berbagai elemen masyarakat mulai dari lingkaran terdekat yakni orang tua hingga tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, aktivis, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM).
“Dari atas, pemerintah pusat sudah menyiapkan gizinya dengan baik, sudah menyiapkan pola pendidikannya dengan baik, tinggal kita sambut di daerah untuk kemudian sama-sama menjaga generasi kita ini,” katanya.
Adapun amanah sebagai Duta GenRe 2026 diterima Nabilah Khamilatun Nisa dari Kecamatan Paninggaran/SMA Negeri 1 Paninggaran sebagai Juara I Duta GenRe Putri Kabupaten Pekalongan 2026.
Sementara kategori putra diraih Jovian Azka Alfareza dari Kecamatan Wonopringgo/SMK Muhammadiyah Bligo.
Untuk kategori putri, Juara II diraih Nada Adibah Khairunnisa dan Juara III Shakilla Belva Raissa. Keduanya berasal dari Kecamatan Wiradesa/SMA Negeri 1 Pekalongan.
Adapun kategori putra, Juara II diraih Ade Kurniawan dari Kecamatan Wiradesa/Universitas Muhammadiyah Pekalongan Pekajangan, sedangkan Juara III diraih Bagus Setiawan dari Kecamatan Sragi/SMK Muhammadiyah Bojong.
Penghargaan kategori atribut juga diberikan kepada Callista Vania dari Kecamatan Karanganyar/Poltekkes Kemenkes Semarang Pekalongan sebagai Juara Influencer dan Bintang Dwi Persada dari Kecamatan Kesesi/SMK NU Kesesi sebagai Best Advokasi.
Sukirman berharap para finalis dan pemenang Duta GenRe dapat terus menunjukkan kreativitas serta berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi generasi muda.
“Kita tunggu karya-karya nyata dari duta-duta Genre kita, kita libatkan dalam proses-proses pembangunan yang akan datang,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa































