PATI, Lingkarjateng.id – Rencana renovasi Stadion Joyokusumo Kabupaten Pati hingga kini belum menemukan kepastian. Padahal sebelumnya renovasi tersebut direncanakan akan dikerjakan pada 2026 dengan anggaran sekitar Rp130 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah mengirimkan surat dan mendatangi langsung Kementerian PU untuk menanyakan kelanjutan proyek tersebut.
“Kami sudah bersurat dan datang langsung ke Kementerian PU untuk menanyakan kelanjutan renovasi Stadion Joyokusumo. Awalnya, proyek ini direncanakan dikerjakan pada 2026, tetapi hingga sekarang pagu anggarannya belum terlihat,” ujar Chandra, Jumat, 30 Oktober 2026.
Selain mengupayakan anggaran dari pemerintah pusat, Pemkab Pati juga mulai menjajaki kemungkinan pembiayaan renovasi melalui APBD 2027. Namun, opsi tersebut masih harus dikoordinasikan dengan DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Kami juga akan berkoordinasi dengan anggota dewan juga di penganggaran karena anggaran itu kan harus lewat TAPD dan ini anggaran 2027 belum ada dibahas karena kami masih menunggu informasi dari kementerian PU,” terangnya.
Revitalisasi Stadion Joyokusumo Batal Tahun Ini? DPRD Pati Ungkap Alasannya
Atas dasar itu, kata dia, Pemkab Pati belum ingin memulai pembongkaran stadion sebelum adanya kepastian pendanaan dari pemerintah pusat.
“Kalau stadion sudah dibongkar, tetapi ternyata anggaran dari Kementerian PU bisa turun, tentu akan mubazir,” tegasnya.
Menurutnya, Pemkab Pati masih terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan kepastian anggaran. Chandra juga berencana kembali mendatangi Kementerian PU di Jakarta pada pekan depan guna membahas kelanjutan proyek tersebut.
“Karena itu, pekan depan saya akan kembali ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementerian PU terkait Stadion Joyokusumo,” terangnya.
Pihaknya berharap renovasi Stadion Joyokusumo tetap dapat direalisasikan dengan kualitas bangunan dan fasilitas yang memenuhi standar FIFA. Sebab keberadaan stadion berstandar internasional tersebut penting untuk menunjang perkembangan sepak bola di Kabupaten Pati.
Kementerian PU Hanya Siapkan Rp6 Miliar untuk Renovasi Stadion Joyokusumo
Ketidakpastian anggaran renovasi Stadion Joyokusumo sebelumnya juga menjadi perhatian Komisi C DPRD Pati. Dalam pertemuan dengan Kementerian PU pada 27 Agustus 2026, pemerintah pusat disebut hanya menyiapkan anggaran sekitar Rp6 miliar untuk proyek tersebut.
Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto menilai alokasi tersebut terlalu kecil apabila pembangunan mencakup pembongkaran bangunan lama hingga revitalisasi stadion secara menyeluruh.
Sedangkan pembangunan dilakukan secara parsial, Joni khawatir berisiko membuat proyek tidak tuntas apabila tidak disertai kepastian anggaran lanjutan pada 2027.
“Jangan sampai pada 2026 ini hanya tersedia Rp6 miliar, sementara pada 2027 tidak ada anggaran lanjutan. Kita harus berhati-hati agar stadion ini benar-benar bisa terealisasi. Kalau memang tidak ada kepastian anggarannya, lebih baik tidak usah dipaksakan,” ujar Joni yang politikus Partai Demokrat, Kamis, 27 Agustus 2026.
Joni pun mendorong agar revitalisasi dilakukan ketika dukungan anggaran sudah memadai sehingga pembangunan dapat diselesaikan secara menyeluruh dan tidak terbengkalai.
Jurnalis: Lingkar Network/Fahtur Rohman
Editor: Sekar































