KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari hadir secara langsung menyerahkan secara simbolis bantuan langsung tunai (BLT) DBHCHT di Kecamatan Weleri, Jumat, 30 Oktober 2026.
Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kendal Paramita Atika Putri dan Camat Weleri Dwi Cahyono Suryo.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Albertus Hendri Setyawan menjelaskan secara keseluruhan terdapat 6.679 penerima manfaat BLT yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Kendal.
“Penyaluran sudah mulai dilakukan sejak kemarin di Kecamatan Gemuh. Hari ini di Kecamatan Weleri ada 121 penerima manfaat dari empat desa, yakni Desa Manggungsari, Montongsari, Ngasinan dan Sumberagung. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu,” jelasnya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, BLT DBHCHT diberikan kepada masyarakat yang bekerja di sektor pertembakauan, mulai dari buruh tani tembakau, pekerja pabrik rokok hingga pekerja lainnya yang berkaitan dengan sektor tersebut.
“Bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya mereka yang turut berkontribusi dalam sektor pertembakauan,” ungkapnya.
Bupati mengakui, penyaluran bantuan tahun ini mengalami sedikit keterlambatan karena adanya penyesuaian data dari pemerintah pusat. Selain itu, nominal bantuan yang diterima masyarakat juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp600 ribu. Memang nominalnya menurun dari tahun lalu karena adanya penyesuaian data. Namun, jumlah penerimanya tetap, hanya nominal bantuannya yang berkurang,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan kebijakan dari pemerintah pusat dapat kembali berubah sehingga nominal bantuan bisa ditingkatkan.
“Tapi Alhamdulillah harga tembakau pada tahun ini cukup tinggi sehingga diharapkan turut memberikan dampak positif bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor tembakau,” tandasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa para pekerja di sektor pertembakauan secara tidak langsung juga turut berkontribusi terhadap penerimaan negara melalui cukai hasil tembakau.
“Harapannya bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan kebutuhan para penerima manfaat. Kami juga berharap kesejahteraan masyarakat yang bekerja di sektor pertembakauan semakin meningkat,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar
































