REMBANG, Lingkarjateng.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menggelar simulasi pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban kecelakaan laut melalui pelatihan water rescue, Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan sebagian besar relawan dari berbagai organisasi kerelawanan yang ada di Kabupaten Rembang.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (KLRR) BPBD Kabupaten Rembang, Puji Widodo mengatakan pelatihan tersebut penting mengingat Kabupaten Rembang memiliki garis pantai yang cukup panjang sehingga potensi terjadinya kecelakaan laut cukup tinggi.
“Karena kita di Rembang ini mempunyai garis pantai yang cukup panjang, potensi laka laut juga tinggi. Makanya kami memberikan pembekalan sekaligus pengetahuan terkait water rescue, terutama untuk penanganan kecelakaan laut,” kata Puji.
Menurutnya, materi pelatihan tidak hanya diberikan dalam bentuk teori. Para peserta juga langsung mendapatkan kesempatan melakukan simulasi di laut.
Materi yang diberikan meliputi pengetahuan mengenai kecelakaan laut, teknik pencarian korban, pertolongan, hingga proses evakuasi korban.
“Materinya terkait pengetahuan tentang laka laut, pengetahuan teori, kemudian dilanjutkan dengan simulasi atau praktik di laut. Nanti teman-teman akan melakukan simulasi penanganan laka laut, baik pencarian, pertolongan maupun evakuasi,” jelasnya.
Puji menyebut kegiatan tersebut dilaksanakan selama satu hari karena sifatnya merupakan pembekalan dan simulasi bagi para relawan. Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan tahapan penanganan korban dengan skenario yang telah disiapkan.
Selain itu, pelaksanaan kegiatan juga dilakukan melalui kerja sama dengan unsur terkait, termasuk Basarnas, sehingga prosedur penanganan yang dipraktikkan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) penyelamatan di perairan.
“Kita usahakan sesuai dengan SOP dari teman-teman Basarnas, termasuk arahan dan sumber pengetahuan dari mereka,” ungkap Puji.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap para relawan memiliki kemampuan dasar water rescue yang lebih baik dan mampu bergerak cepat, tepat, serta terkoordinasi ketika terjadi kecelakaan laut.
Pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana dan kecelakaan di wilayah pesisir Kabupaten Rembang.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Sekar






























