Rembang (lingkarjateng.id) – Seekor sapi jenis Pegon milik warga Desa Ketangi, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, masuk tercebur ke dalam septic tank pada Jumat (14/8/2026). Sapi betina tersebut diketahui dalam kondisi hamil sekitar sembilan bulan.
Sapi milik Gunadi (47), warga RT 04 RW 03 Desa Ketangi, awalnya lepas dari ikatannya. Hewan tersebut kemudian masuk ke area septic tank dan tercebur ke dalamnya.
Dimintai konfirmasi, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang, Emanuel Risangsoko, melalui Sekdin BPBD Rembang M. Luthfi Hakim mengatakan, setelah menerima laporan, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi.
“Setelah mendapatkan laporan, tim langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta masyarakat untuk melakukan evakuasi,” kata Luthfi, Sabtu 15/8/26
Menurutnya, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena kondisi sapi sedang hamil tua. Sebelum diangkat, septic tank terlebih dahulu diisi air menggunakan selang pemadam.
“Septic tank diisi air terlebih dahulu agar posisi sapi lebih mudah untuk dievakuasi. Setelah itu, tim bersama warga memasang tali pada tubuh sapi dan menggunakan batang bambu sebagai alat bantu pengangkatan,” jelasnya.
Sapi kemudian diangkat secara bertahap oleh tim gabungan bersama warga. Proses tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menjaga kondisi sapi yang usia kehamilannya diperkirakan sekitar sembilan bulan.
Setelah berhasil dievakuasi, kondisi sapi diperiksa dan lokasi kejadian dipastikan aman. Dalam proses evakuasi tersebut, BPBD Rembang juga melibatkan Tim TRC, Damkar Rembang, perangkat Desa Ketangi, serta masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, sapi berhasil dievakuasi. Karena kondisinya sedang hamil, proses pengangkatan memang harus dilakukan dengan hati-hati,” pungkas Luthfi. ***
Editor : Redaksi































