PURWOKERTO, Lingkarjateng.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto untuk menegaskan komitmennya dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tidak hanya menghadirkan keandalan pasokan listrik, PLN juga terus mendorong inovasi berkelanjutan dengan memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) menjadi paving block berkualitas yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.
Program tersebut merupakan implementasi nyata konsep ekonomi sirkular (circular economy) yang mengubah material hasil samping pembangkitan menjadi produk konstruksi yang memiliki nilai guna tinggi. Melalui inovasi ini, FABA tidak lagi dipandang sebagai material sisa, melainkan sebagai sumber daya yang mampu memberikan manfaat bagi pembangunan fasilitas umum sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat. khususnya Masyarakat Desa Pesanggrahan Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap.
Bantuan TJSL ini diberikan pada bulan Juli Tahun 2025 dan terus berkembang dari sarana prasarana hingga pelatihan kompetensi masyarakat Desa Pesanggrahan, sehingga Desa Pesanggrahan mampu menjadi Desa Mandiri penghasil paving block dengan bahan dasar FABA.
Pemanfaatan FABA menjadi paving block juga mencerminkan komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Selain membantu mengurangi timbulan material sisa pembangkitan, program ini turut membuka peluang peningkatan keterampilan masyarakat, mendorong aktivitas ekonomi lokal, serta menciptakan nilai bersama (creating shared value) antara perusahaan dan lingkungan sekitar.
Manager PLN UPT Purwokerto, Ary Gemayel, menjelaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari penerapan proses produksi yang memenuhi standar teknis sehingga menghasilkan paving block dengan kualitas yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan infrastruktur.
“Pemanfaatan FABA menjadi paving block dilakukan melalui proses produksi yang terstandar sehingga menghasilkan produk yang memiliki mutu dan daya tahan yang baik. Selain menjadi solusi pengelolaan material hasil samping pembangkitan secara bertanggung jawab, program ini juga membuktikan bahwa inovasi teknis mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek keselamatan, kualitas, maupun kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Hal ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung keberlanjutan operasional dan lingkungan,” ujar Ary, Kamis, 14 Agustus 2026.
Menurut Ary, kolaborasi bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan menjadi kunci agar manfaat program TJSL dapat dirasakan secara berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, inovasi yang dihadirkan PLN tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terciptanya peluang ekonomi baru.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Amiruddin, mengatakan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi energi bagi seluruh insan PLN untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi bangsa. Menurutnya, transformasi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga melalui program-program sosial yang mampu menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat kontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan. Melalui program TJSL, kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi yang dihasilkan tidak hanya mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan berdaya saing. Inilah makna kepemimpinan PLN, yakni menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi kehidupan, tetapi juga menggerakkan perubahan positif bagi masa depan,” ungkap Amiruddin.
Melalui program pemanfaatan FABA menjadi paving block, PLN UPT Purwokerto kembali menunjukkan bahwa transformasi perusahaan berjalan selaras dengan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Bertepatan dengan HUT ke-81 Republik Indonesia, program TJSL ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui inovasi yang memberikan manfaat nyata, memperkuat ekonomi sirkular, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) demi masa depan Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan. (adv)


































