PATI, Lingkarjateng.id – Fraksi PPP DPRD Pati mendorong agar Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) dapat dimanfaatkan untuk mendukung program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ketua Fraksi PPP, Muslihan menyoroti Silpa tahun anggaran 2025 yang menjadi sorotan hingga Pemkab Pati mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK.
Menurutnya, perencanaan dan pembahasan anggaran harus dilakukan lebih matang agar tidak terjadi sisa anggaran yang besar.
“Silpa ini bersumber dari pembelanjaan pegawai, sehingga perlu ada perencanaan pembahasan pembelanjaan yang matang. Program-program yang sekiranya diharapkan masyarakat harus bisa terakomodir,” ujarnya baru-baru ini.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab Pati dalam mengarahkan APBD untuk pembangunan, pelayanan publik, serta upaya pengentasan kemiskinan.
Dengan perencanaan anggaran yang baik, ia optimis Pati dapat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). (Adv)
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar
































