PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Jembatan Gantung Garuda di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, resmi beroperasi pada Kamis, 23 Juli 2026.
Jembatan yang melintasi Sungai Sengkarang tersebut menjadi penghubung kembali aktivitas masyarakat setelah jembatan sebelumnya rusak akibat banjir bandang pada awal 2025.
Peresmian dilakukan secara serentak bersama 51 jembatan lainnya di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Infrastruktur sepanjang 60 meter dengan lebar 1,2 meter itu dibangun melalui Program Strategis Nasional TNI Angkatan Darat untuk meningkatkan konektivitas wilayah.
Sebelumnya, jembatan lama yang menghubungkan Dukuh Galangwolu dan Dukuh Sibetok hancur diterjang banjir bandang pada 20 Januari 2025. Kondisi tersebut menyebabkan akses masyarakat terputus sehingga berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Pembangunan jembatan dimulai dengan peletakan batu pertama pada 31 Maret 2026. Proses pengerjaan melibatkan personel Kodim 0710/Pekalongan bersama masyarakat melalui semangat gotong royong hingga akhirnya jembatan dapat diselesaikan dan dioperasikan.
Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, mengatakan Jembatan Garuda dibangun sebagai bagian dari upaya TNI AD memperluas akses masyarakat di berbagai daerah.
“Kehadiran jembatan ini menjadi urat nadi yang menyatukan kembali akses warga. Kami berharap roda perekonomian, akses layanan pendidikan dan kesehatan warga dapat segera pulih demi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya saat peresmian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0710/Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dan masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan hingga selesai.
Selain itu, Achiruddin mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan fungsi jembatan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Gunakanlah secara bijak dengan memperhatikan batasan kapasitas dan lakukan pemeliharaan rutin, agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh anak cucu kita di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, menyampaikan terima kasih atas dukungan TNI dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mengembalikan konektivitas warga.
“Kami berharap masyarakat dapat menjaga jembatan ini dengan baik karena fasilitas ini merupakan aset bersama yang akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas sehari-hari,” katanya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Rosyid































