PATI, Lingkarjateng.id – Keberadaan bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, menjadi perhatian warga.
Berbeda dengan koperasi desa pada umumnya yang berdiri di pusat permukiman, bangunan ini justru berada di tengah area tambak ikan dan bersebelahan dengan embung desa, sehingga memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat.
Diketahui, dangunan koperasi tersebut telah selesai dibangun dan tinggal menunggu peresmian. Namun, lokasinya yang berjarak sekitar 150 hingga 300 meter dari pemukiman warga serta akses jalan yang masih berupa tanah memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pemanfaatannya di masa mendatang.
Salah seorang warga Desa Langgenharjo, Didik Mulyono mengaku sejak awal kurang sepakat dengan penempatan koperasi di kawasan tambak.
Menurutnya, lokasi tersebut terlalu jauh dari aktivitas masyarakat sehingga dikhawatirkan akan menyulitkan warga ketika memanfaatkan layanan koperasi.
Ia mengungkapkan, awalnya koperasi direncanakan dibangun di lapangan bola voli yang berada di tengah desa.
Namun, usulan tersebut ditolak warga karena lapangan menjadi satu-satunya fasilitas olahraga sekaligus tempat berkumpul masyarakat.
“Lapangan voli itu satu-satunya tempat olahraga dan hiburan warga. Akhirnya dipindahkan ke sini,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu, 28 Juni 2026.
Didik melanjutkan, lokasi KDMP Langgenharjo dinilai kurang tepat karena lokasinya jauh dari pemukiman.
“Di sekelilingnya juga tambak semua. Saya khawatir kalau seperti ini nanti kurang dimanfaatkan masyarakat,”imbuhnya.
Meski demikian, Pemerintah Desa Langgenharjo memastikan penentuan lokasi koperasi telah melalui mekanisme yang benar.
Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji mengatakan lokasi tersebut merupakan aset desa yang telah disepakati melalui musyawarah desa bersama masyarakat.
Menurutnya, keberadaan koperasi justru menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan embung desa sebagai destinasi wisata di masa mendatang.
Selain itu, kata dia, pemerintah desa juga telah menyiapkan pembangunan akses jalan agar masyarakat lebih mudah menjangkau lokasi koperasi.
“Pendirian Koperasi Desa Merah Putih sudah melalui musyawarah desa dan disetujui masyarakat,” paparnya.
Rustamaji berujar, lokasi KDMP bersebelahan dengan embung yang nantinya akan dijadikan kawasan wisata.
“Jalan menuju lokasi juga akan segera kami perbaiki sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah,” jelasnya.
Pihaknya pun optimistis keberadaan koperasi tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tapi juga mampu mendukung pengembangan kawasan wisata desa.
Jurnalis: Fahtur Rohman
Editor: Sekar


























