BLORA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora resmi melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama untuk mengisi sejumlah jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang sebelumnya mengalami kekosongan dan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, pada Rabu, 24 Juni 2026.
Empat jabatan yang kini telah terisi kepala definitif meliputi Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Sekretaris DPRD (Sekwan), serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Adapun pejabat yang dilantik yakni Pujiriyanto sebagai Kepala Dinrumkimhub, Nizamudin Al Huda sebagai Kepala DPUPR, Agus Listyono sebagai Sekretaris DPRD, dan Widodo sebagai Kepala Pelaksana BPBD.
Sebelum pelantikan, jabatan Kepala DPUPR tercatat kosong selama sekitar 1,6 bulan, sementara posisi Kepala Pelaksana BPBD kosong sekitar 1,2 bulan. Adapun jabatan Sekretaris DPRD dan Kepala Dinrumkimhub telah diisi Plt selama kurang lebih enam bulan.
Bupati Blora, Arief Rohman, mengatakan pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan daerah.
Ia juga mengungkapkan masih terdapat sejumlah posisi yang belum terisi dan akan segera dilakukan proses pengisian sesuai ketentuan yang berlaku.
Arief meminta para kepala dinas yang baru saja dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas baru serta membangun sinergi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Yang saya tekankan tadi adalah koordinasi lintas sektor,” ujarnya.
Secara khusus, Arief memberikan perhatian kepada DPUPR yang memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur.
Ia meminta kepala dinas yang baru untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Menurut Arief, sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Blora masih membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah di tingkat yang lebih tinggi sehingga koordinasi harus terus dilakukan.
Ia menilai kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan infrastruktur di daerah.
“Saya juga sudah bertemu dengan gubernur. Beberapa ruas jalan provinsi yang ada di Blora akan diupayakan tuntas,” katanya.
Lebih lanjut, Arief menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, berkomitmen melanjutkan agenda pembangunan daerah dalam beberapa tahun mendatang.
Menurutnya, berbagai program prioritas akan terus didorong guna mendukung target pembangunan Kabupaten Blora hingga tahun 2030.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid






























