KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Kudus berencana membangun Pasar Anyar yang dikonsep mengembangkan pasar tradisional yang lebih modern dan terintegrasi.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menjelaskan konsep pasar yang disiapkan yakni pembangunan pasar yang lebih bersih, nyaman, dan memiliki sistem pengelolaan lingkungan yang baik.
“Kita buat konsep bagaimana pasar itu satu lantai, bersih, terintegrasi, pengelolaan sampahnya juga baik,” katanya dalam keterangan yang diterima pada Rabu, 17 Juni 2026.
Pasar Anyar nantinya diperuntukan bagi para pedagang yang saat ini berjualan di dalam Pasar Bitingan. Baik itu yang ada di lantai satu maupun lantai dua.
Sam’ani menjelaskan bahwa Pasar Anyar memang akan dibangun dengan konsep hanya satu lantai saja. Hal ini sesuai dengan keluhan dan masukan dari pedagang Pasar Bitingan selama ini.
“Kami bangun hanya satu lantai karena selama ini banyak keluhan dari pedagang Pasar Bitingan. Pedagang yang punya kios di lantai dua ingin pindah ke lantai satu, yang punya kios di lantai satu ingin ke pelataran. Jadi nanti kami bangunkan pasar yang sama rata sama rasa satu lantai saja,” ungkapnya.
Rencana pembangunan pasar baru menggunakan lokasi di Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan Kota. Adapun proses pembangunan masih tahap pengajuan sumber dana pemerintah pusat.
Sam’ami membeberkan bahwa tahun ini Pemkab Kudus mendapatkan bantuan alokasi dana untuk pembangunan di Pasar Jember. Namun, alokasi dana tersebut diajukan supaya bisa diubah untuk pembangunan Pasar Anyar.
“Proses pembangunan Pasar Anyar saat ini masih menunggu realisasi dari pemerintah pusat,” ucapnya.
Perubahan alokasi dana untuk Pasar Jember ke Pasar Anyar dilakukan karena melihat urgensi saat ini, yakni penataan kawasan Pasar Bitingan.
Pasar Bitingan dinilai sudah tidak memadai untuk tempat berdagang dan sering bocor, sedangkan pemerintah daerah tidak memiliki anggaran yang cukup untuk revitalisasi.
Area Pasar Bitingan juga diproyeksikan untuk menunjang proyek pembangunan Gedung Kudus Sehat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan fisik.
Pasar Anyar yang direncanakan dibangun di dekat Pasar Baru ini diharapkan dapat menjadi tempat baru bagi pedagang Pasar Bitingan yang sudah menempati kios untuk berdagang dengan nyaman.
Pihaknya berharap proses perencaan di pemerintah pusat dapat segera terlengkapi dan rampung. Sehingga, proyek pembangunan fisik dapat segera digenjot.
“Prosesnya nanti seperti Stadion (Wergu Wetan), jadi Kementerian PU yang membuat perencanaan nanti baru ketemu anggaran yang dibutuhkan, nanti Kementerian juga yang membangunkan,” terangnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa
































