KENDAL, Lingkarjateng.id – Camat Patean, Muh Syamsudluha Tantomi, berharap penanaman pohon Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal membawa manfaat besar bagi masyarakat.
Kegiatan penanaman itu merupakan bagian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026.
Camat Patean menilai penanaman pohon merupakan langkah strategis yang mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Penanaman pohon sebagai upaya pelestarian alam, harapannya juga membawa manfaat secara ekonomi karena yang ditanam sebagian besar adalah pohon buah yang sudah biasa dibudidayakan oleh masyarakat desa Gedong,” ujarnya.
Bukan hanya menanam, Camat Patean berpesan agar masyarakat juga merawat dan memelihara pohon tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan warga setempat.
“Untuk mencapai nilai manfaat yang diharapkan, tentu saja harus dilakukan upaya pemeliharaan terhadap pohon-pohon tersebut, sampai nanti bisa berbuah dan menghasilkan,” tuturnya.
Camat Dluha mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, Kodim 0715 Kendal, Bank Jateng Cabang Kendal serta pihak lain yang terlibat pada kegiatan penanaman pohon ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kendal, Kodim 0715 Kendal, Bank Jateng Cabang Kendal serta pihak lain yang terlibat. Semoga pohon-pohon ini dapat tumbuh subur dan berbuah lebat sehingga juga dapat berdampak positif bagi ekonomi masyarakat,” harapnya.
Senada, Kepala Desa Gedong, Suwarno juga mengucapkan terima kasih terhadap seluruh program TMMD Reguler yang menyasar di Desa Gedong, termasuk program penanaman bibit pohon buah.
“Kita punya misi yang sama, selain untuk penghijauan juga untuk meningkatkan ekonomi warga. Selain itu Indonesia juga butuh 10 juta pohon. Sehingga ini sebagai bentuk partisipasi kita,” katanya.
Penanaman pohon buah ini mendukung Pemerintah Desa Gedong dalam mewujudkan program Desa Wisata dengan beragam komoditas unggulan.
“Sehingga nanti kita punya ikon komoditas unggulan misalnya buah durian yang bisa menjadi daya tarik. Karena dari beberapa tahun yang lalu kita sudah mengembangkan tanaman durian di Desa Gedong. Harapan kami dalam waktu tidak lama desa kami selain memiliki komoditas peternakan, pertanian, kopi, kita bisa mengembangkan buah durian,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































