BATANG, Lingkarjateng.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Batang pada Selasa sore, 20 Januari 2026, menyebabkan bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang mencatat sekitar 10 titik terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah, mengatakan hujan mulai turun sekitar pukul 17.30 WIB. Menurutnya, kondisi itu memicu longsor di beberapa kecamatan serta banjir di kawasan permukiman dan ruas jalan utama.
“Dari laporan Pusdalops BPBD, terdapat longsor di enam lokasi dan banjir di empat lokasi berbeda,” katanya saat ditemui di Kantor BPBD Batang, Rabu, 21 Januari 2026.
Wawan menrinci enam titik longsor tersebut tersebar di Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan; Desa Sidalang, Kecamatan Tersono; Desa Gringgingsari dan Desa Sodong di Kecamatan Wonotunggal; Desa Tombo, Kecamatan Bandar; serta Desa Kambangan, Kecamatan Blado.
“Longsor di Desa Selokarto dan Desa Sidalang mengakibatkan tebing pondasi jembatan runtuh. Selain itu, longsor juga merusak dua rumah warga di Desa Gringgingsari dan Desa Tombo dengan kategori rusak sedang,” jelasnya.
Selain permukiman, longsor juga sempat menutup akses jalan di jalur Bandar–Batur kilometer 7, tepatnya di Dukuh Kemploko, Desa Kambangan.
Wawan menyebut material longsor berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 22.00 WIB.
Ia menyampaikan, BPBD Batang bersama instansi terkait telah melakukan penanganan sejak laporan awal diterima, termasuk koordinasi lintas sektor, evakuasi warga terdampak, serta pembersihan material longsor dan banjir.
“Untuk korban jiwa nihil. Saat ini, banjir di Klidang Lor dan Karangasem Utara masih dalam proses asesmen dan evakuasi,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya bersama pemerintah desa akan menggelar kerja bakti, terutama di Desa Tombo, guna membersihkan sisa-sisa material longsor. Masyarakat juga diminta tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari mendatang.
“BPBD juga mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya.
Sumber: Humas Pemkab Batang
Editor: Rosyid

































