SEMARANG, Lingkarjateng.id – DPRD Kota Semarang meminta pemerintah kota (pemkot) setempat untuk mengaktifkan kembali aset daerah yang mangkrak guna menambah pendapatan asli daerah (PAD), salah satunya adalah eks Wonderia.
Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Ali Umar Dhani, meminta Pemkot Semarang untuk menerbitkan beberapa aset yang mangkrak, terutama di pusat kota.
“Entah itu tanah ataupun bangunan harus dioptimalkan. Misalnya di eks Wonderia itu, sayang kalau dibiarkan mangkrak padahal di pusat kota,” katanya baru-baru ini.
Sebelumnya, Pemkot Semarang berencana menggandeng pihak ketiga untuk membangun eks Wonderia yang letaknya strategis dan dekat dengan pusat pemerintahan.
Sayangnya, sampai saat ini rencana tersebut belum terealisasi.
Ali yang merupakan politikus PKS menerangkan, bangunan ataupun aset yang mangkrak idealnya bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga agar bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah.
“Kemarin di RPJMD juga ramai gara-gara potensi pendapatan, karena pendapatan yang ditetapkan kecil. Padahal banyak aset yang bisa dimaksimalkan,” bebernya.
Ali menilai perlu dilakukan pendataan ataupun inventarisasi aset yang terbengkalai atau mangkrak.
“Kita dorong ada inventarisasi aset yang terbengkalai ataupun kurang maksimal, agar bisa dimaksimalkan dan menjadi sumber pendapatan,” katanya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid





























