DEMAK, Lingkarjateng.id – Bupati Demak, Eisti’anah, mendorong pemerintah desa (pemdes) untuk mengintegrasikan layanan kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi, serta program keluarga berencana ke dalam satu platform pelayanan terpadu.
Menurutnya, hal itu penting dilakukan untuk menciptakan ketahanan keluarga di Kabupaten Demak.
Selain itu, ia juga mendorong pemdes untuk mengembangkan program pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Desa-desa didorong untuk mengembangkan program berbasis UMKM dan pelatihan keterampilan agar kemandirian ekonomi keluarga dapat diwujudkan. Ruang yang lebih luas bagi generasi penerus untuk berperan sebagai agen perubahan juga telah disuarakan,” katanya dalam acara peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tahun 2025, bertempat di Sport Center, belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Eisti’anah juga menegaskan pentingnya peran keluarga dalam pembentukan karakter anak sebagai generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Ia pun menekankan pentingnya menjaga komunikasi baik antaranggota keluarga agar rumah tetap menjadi tempat yang penuh kasih sayang.
“Karena keluarga merupakan titik awal dari seluruh proses pembangunan manusia,” katanya.
Menurutnya, dalam mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, serta menciptakan generasi bangsa yang berkualitas perlu dikuatkan melalui komunikasi yang sehat, pengasuhan yang berkualitas, serta pemenuhan hak-hak anak dan perempuan.
Ia juga mengatakan bahwa ketahanan keluarga telah dipandang sebagai fondasi utama untuk menekan berbagai permasalahan sosial seperti stunting, kekerasan dalam rumah tangga, hingga pernikahan usia dini.
Melalui peringatan ini, ia berpesan agar para keluarga se-Kabupaten Demak diharapkan dapat terus memperkuat ikatan emosional di tengah tantangan digitalisasi.
“Komunikasi antaranggota keluarga perlu dibudayakan agar rumah tetap menjadi tempat yang penuh kasih sayang,” pesannya.
Menurutnya, dengan ketahanan keluarga yang terus diperkuat, keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Demak dapat dipastikan akan lebih kokoh dan kontribusi terhadap kemajuan Indonesia secara keseluruhan semakin besar.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid






























