SALATIGA, Lingkarjateng.id – Perumda Air Minum Kota Salatiga meluncurkan layanan aduan pelanggan melalui aplikasi SIGAP (Sistem Informasi Gangguan dan Pengaduan) serta logo baru, Senin, 26 Oktober 2026 malam.
Melalui aplikasi tersebut, keluhan pelanggan terkait gangguan aliran air di kini bisa tertangani dengan lebih baik dan dipantau langsung Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Salatiga Imron Cahyadi.
Imron mengatakan selama ini pengaduan pelanggan banyak disampaikan melalui WhatsApp. Melalui SIGAP, laporan diharapkan lebih mudah dipantau, termasuk status aduan yang sudah ditangani maupun yang masih dalam proses.
“Dengan aplikasi SIGAP, saya bisa memantau sendiri aduan pelanggan yang sudah dikerjakan maupun yang belum,” ujarnya.
SIGAP juga dirancang sebagai sarana komunikasi dua arah. Selain menyampaikan pengaduan, pelanggan dapat menerima informasi gangguan produksi maupun distribusi air melalui notifikasi.
Imron menegaskan, setiap pengaduan menjadi prioritas untuk direspons secepat mungkin. Perumda juga memiliki unit reaksi cepat yang beroperasi selama 24 jam.
“Melalui SIGAP, saya berharap komunikasi dengan pelanggan semakin cepat dan penanganan pengaduan lebih terpantau,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mengakui distribusi air masih menghadapi tantangan akibat kontur wilayah Salatiga yang naik turun. Keterbatasan tekanan dan kapasitas jaringan membuat sejumlah wilayah belum dapat menikmati aliran air selama 24 jam.
Untuk mengatasinya, diperlukan kajian dan investasi infrastruktur, termasuk reservoir dan sistem pemompaan. Perumda juga menyatakan siap memberikan bantuan air tangki gratis bagi masyarakat yang membutuhkan dalam kondisi mendesak, seperti kekeringan atau gangguan pasokan.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa































