PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Pekalongan mendorong pelaku UMKM batik memperkuat pemasaran digital agar mampu memperluas jangkauan pasar. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop UMKM Cerdas Digital dan Literasi Keuangan dalam rangkaian Pekan Batik Nasional 2026 di Alun-alun Kota Pekalongan, Kamis, 15 Oktober 2026.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab mengatakan terdapat tiga hal penting dalam pemasaran digital, yakni penguasaan strategi pemasaran, pembangunan identitas produk, dan inovasi usaha. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah storytelling, yaitu menyampaikan cerita di balik produk batik untuk meningkatkan daya tarik dan nilai ekonominya.
Sehingga, menurutnya, konsumen tidak hanya membeli kain atau pakaian tapi juga tertarik pada keunikan model, filosofi, proses pembuatan, serta cerita yang terkandung di dalamnya.
Balgis juga menyambut baik pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengembangan desain batik sesuai tren dan selera pasar.
“Kami berharap pelaku UMKM dan generasi muda mampu memadukan pelestarian nilai tradisional batik dengan inovasi digital, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing batik Pekalongan,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar





























