JEPARA, Lingkarjateng.id – Mahple Domino Club Bangsri, Jepara, menorehkan prestasi pada turnamen domino di luar daerah. Satu dari enam tim yang dikirim berhasil melaju hingga partai final Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Aula Soedirman Kodim 0733/KS, Jalan Pemuda, Semarang, pada 27 September 2026 dan keluar sebagai runner-up.
Enam tim Mahple yang diterjunkan dalam turnamen tersebut sebelumnya menjalani proses seleksi melalui pertandingan internal serta latihan rutin dua kali dalam sepekan.
Turnamen tersebut diikuti 64 tim dari berbagai daerah. Selain tuan rumah Semarang, peserta juga datang dari Jepara, Karanganyar, Magelang, Kudus, serta sejumlah asosiasi seperti Minang dan Palembang.
Pasangan Imam Safii dan Achmad Chamim Fanani yang memperkuat Rajawali akhirnya menempati posisi kedua.
Ketua Mahple Domino Club Bangsri, Heru Setyawan, mengatakan komposisi enam tim ditentukan berdasarkan hasil turnamen internal, kemampuan individu pemain, serta kecocokan pasangan.
“Enam tim yang terpilih berdasarkan hasil turnamen internal dan dari proses latihan rutin pada hari Selasa dan Jumat. Latihannya sejak Juni 2026,” kata Heru, pada Selasa, 29 September 2026.
Heru mengatakan bahwa permainan domino tidak hanya mengandalkan keberuntungan. Kemampuan membaca permainan, ketelitian, ketenangan, serta komunikasi dengan pasangan menjadi bagian penting dalam pertandingan.
“Dalam pertandingan domino semua ditentukan oleh skill, ketenangan, ketelitian dan kepandaian baca batu partner dan lawan,” ujarnya.
Heru menjelaskan bahwa capaian tersebut memiliki arti tersendiri karena menjadi prestasi pertama klub dalam pertandingan di luar Kabupaten Jepara.
“Ini merupakan momentum yang baik bagi club dan pemain dalam menguji kemampuan dan mental bertanding. Di samping itu, juga momentum awal untuk meraih prestasi yang membanggakan di luar wilayah Kabupaten Jepara,” jelasnya.
Heru menambahkan, domino yang berada di bawah naungan PB ORADO telah masuk sebagai salah satu cabang olahraga di bawah KONI. Domino juga direncanakan menjadi salah satu cabang olahraga ekshibisi pada PON 2028.
“Kami akan kembali menjalankan latihan rutin sebagai bagian dari pembinaan pemain. Kami juga mulai mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi berikutnya,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar































