PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Plt Bupati Pekalongan Sukirman, menyambut tim surveyor akreditasi LARS-DHP di RSUD Kajen, Rabu, 16 September 2026. Tim dipimpin dr. Tri Kuncoro, bersama Ns. Seno Hartono, Hadir pula Direktur RSUD Kajen dr. Imam Prasetyo, M.Kes., jajaran Dinas Kesehatan, serta Asisten Sekda Kabupaten Pekalongan.
Pada kesempatan itu, Sukirman menekankan komunikasi dua arah, dari pimpinan ke staf, antar-instansi, hingga ke masyarakat luas.
“Inti poin yang cukup menarik adalah soal komunikasi, berjalan ke segala arah antar pimpinan, staf, maupun dengan masyarakat. Komunikasi ini menjadi kunci manajemen dan pelayanan yang baik bagi warga,” ujarnya.
Pihaknya berharap RSUD Kajen dapat meningkatkan predikatnya menjadi Paripurna atau Bintang Lima.
Ia pun berpesan, tim surveyor tidak perlu dipandang sebagai ancaman, melainkan mitra yang membantu mengidentifikasi kekurangan bersama.
“Kami berharap meraih predikat Paripurna atau Bintang Lima, sekaligus menjadikan momen ini dorongan untuk terus berbenah. Jangan takut pada tim survei, jadikan mereka mitra untuk memperbaiki tata kelola,” tuturnya.
“Apa pun kendala atau kekurangannya, wajib kami sampaikan secara terbuka. Mulai dari manajemen, pelayanan, hingga sarana prasarana, semuanya dibicarakan apa adanya agar bisa diperbaiki bersama,” tegasnya.
Sementara Ketua Tim Surveyor dr. Tri Kuncoro menyambut baik keterbukaan ini. Ia menyebut komunikasi yang lancar mempermudah penyelesaian berbagai persoalan, termasuk pemenuhan kebutuhan ruang rawat inap. “Karena komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan di RSUD Kajen bisa diselesaikan bersama. Pelayanan harus cepat, terjangkau, dan tidak berbelit-belit bagi masyarakat,” ujarnya.
Tri juga mengingatkan seluruh proses pengadaan dan pembangunan wajib mengikuti aturan berlaku agar tidak menimbulkan masalah hukum ke depan.
“Semua proses harus patuh aturan agar tidak bermasalah hukum. Tenaga medis RSUD Kajen juga turun langsung ke masyarakat untuk cek kesehatan dan deteksi dini, tanpa birokrasi yang berbelit,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar






























