PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional Indonesia (ABPEDNAS) Kabupaten Pekalongan menyerukan agar praktik politik uang dihentikan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026.
Seruan tersebut disampaikan Sekretaris ABPEDNAS Kabupaten Pekalongan, Feri Kurniawan, saat menghadiri Resepsi Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan di Halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Rabu, 26 Agustus 2026 malam.
Feri mengatakan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran penting dalam tahapan Pilkades, termasuk dalam proses pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD).
Menurutnya, momentum tersebut perlu dimanfaatkan BPD untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pelaksanaan Pilkades yang bersih dan demokratis.
“Momen Pilkades 2026, BPD berperan aktif dalam pembentukan P2KD. Di situ diharapkan BPD mampu menyosialisasikan bahwa stop politik uang, karena dengan politik uang itu tidak akan membawa manfaat,” tegasnya.
Selain menghadapi Pilkades 2026, ABPEDNAS saat ini juga terus memperkuat organisasi melalui sosialisasi dan pendataan keanggotaan BPD di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
Feri menyebut, pihaknya telah mendatangi enam kecamatan untuk bersilaturahmi sekaligus mendata BPD. Kecamatan lain yang belum dikunjungi akan menjadi sasaran kegiatan berikutnya.
“Saat ini kami sudah ada enam kecamatan yang sudah kami datangi. Alhamdulillah, antusias BPD di situ sudah kita data. Untuk kecamatan yang belum, nanti akan kita datangi,” jelasnya.
Ia juga mengajak BPD di setiap desa agar aktif menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk dalam mengawal pengelolaan dana desa dan kepatuhan terhadap program Jaga Desa.
“Untuk BPD di tiap-tiap desa, mari kita jaga desa-desa kita, keaktifan kita sebagai legislatif di tingkat desa untuk mengawal dana desa dan juga kepatuhan terhadap pelaksanaan aplikasi Jaga Desa, Jaksa Garda Desa,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua ABPEDNAS Kabupaten Pekalongan, Sokhif mengatakan kehadiran organisasi dalam resepsi Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan merupakan bagian dari pemenuhan undangan pemerintah daerah sekaligus sarana mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Kita dari ABPEDNAS Kabupaten Pekalongan menghadiri undangan dari Bapak Plt Bupati dalam acara hari ulang tahun Kabupaten Pekalongan yang ke-404,” kata Sokhif.
Ia berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Pekalongan dapat membawa daerah tersebut semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera.
“Pesannya, supaya masyarakat Kabupaten Pekalongan, dengan adanya ABPEDNAS, semua aspirasi bisa ter-cover lewat kami,” katanya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar





























