KENDAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dari pemerintah pusat kepada 179 warga Desa Penjalin, Kecamatan Brangsong, Rabu, 26 Agustus 2026.
Bantuan beras CPP diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari didampingi Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati di Aula Balai Desa Penjalin.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan setiap penerima mendapat bantuan 30 kilogram beras CPP pada bulan ini.
“Bantuannya memang hanya beras, tetapi jumlahnya bertambah. Kalau sebelumnya 20 kilogram, sekarang menjadi 30 kilogram untuk alokasi Juli, Agustus, dan September,” kata Bupati yang akrab disapa Tika itu.
Ia berharap bantuan yang disalurkan kepada sekitar 15 ribu KK tersebut dapat meringankan beban sekaligus mengendalikan harga beras di pasaran.
“Kalau 115 ribu KK masing-masing menerima 30 kilogram, harapannya ini bisa membantu masyarakat sekaligus menekan lonjakan harga beras,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerima bantuan CPP merupakan warga kurang mampu yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 hingga 4.
Sementara Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati menjelaskan masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
“Untuk Desa Penjalin ada 179 penerima manfaat. Satu bulan mendapatkan 10 kilogram, sehingga untuk alokasi tiga bulan diberikan sekaligus sebanyak 30 kilogram,” ujar Pandu.
Ia menjelaskan, pada penyaluran kali ini bantuan CPP hanya berupa beras dan tidak disertai minyak goreng. Secara keseluruhan, kata dia, jumlah penerima bantuan CPP di Kabupaten Kendal mencapai sekitar 115 ribu penerima.
Ia menyebut jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 7 ribu penerima dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena data penerima bantuan diperbarui setiap tiga bulan.
“Sekarang ada update data penerima setiap tiga bulan. Jadi, warga yang dinilai sudah mampu tidak lagi mendapatkan bantuan,” jelas Pandu.
Penyaluran bantuan beras CPP tersebut disambut antusias warga Desa Penjalin. Salah satu penerima bantuan, Maksum mengaku bantuan 30 kilogram beras sangat membantu mengurangi beban pengeluaran kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah dapat 30 kilogram. Berasnya kualitasnya bagus. Ini sangat membantu kami mengurangi beban pengeluaran, apalagi harga beras terus naik. Kalau sekarang sekitar Rp15 ribu per kilogram,” ungkapnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar






























