KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mendorong penguatan konservasi lingkungan dan kesiapsiagaan warga Desa Peron, Kecamatan Limbangan, yang memiliki potensi kerawanan bencana longsor.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tika saat menghadiri kegiatan Bersatu Siaga (Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga) di Desa Peron, Selasa, 25 Agustus 2026.
Bupati Tika mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Desa Peron, BEM Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang, dan masyarakat melalui Program “Sengkuyung Desa Peron”. Program tersebut diarahkan untuk membangun desa yang memiliki ketahanan terhadap bencana sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, kondisi geografis Desa Peron membutuhkan langkah mitigasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Upaya tersebut mencakup pencegahan bencana, konservasi, peningkatan kesiapan warga, hingga pemanfaatan teknologi.
“Pemerintah Kabupaten Kendal juga berkomitmen untuk mendukung setiap inovasi/program yang positif melalui sinergi lintas perangkat daerah. Kami berharap sinergi positif ini tidak berhenti pada selesainya program KKN mahasiswa. Justru, ini menjadi fondasi awal menjadi bagian dari kekuatan masyarakat Desa Peron dalam menghadapi risiko bencana ke depan,” tegasnya.
Selain membahas program ketangguhan bencana, kegiatan Bersatu Siaga menjadi ruang bagi warga menyampaikan sejumlah persoalan kepada pemerintah daerah. Aspirasi yang muncul antara lain kebutuhan peralatan pengelolaan sampah plastik, kepesertaan BPJS PBI yang tidak aktif, gaji guru paruh waktu, fasilitas pendidikan, serta penerangan jalan umum (PJU).
Bupati Tika memastikan berbagai masukan tersebut akan didata dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
Untuk persoalan PJU, Bupati Tika tengah menyiapkan skema kerja sama dengan pihak swasta melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
“Terkait PJU, kami dari Pemerintah Kabupaten Kendal sedang proses KPBU sehingga insyaallah pada 2027 seluruh wilayah Kabupaten Kendal akan terang benderang,” tuturnya.
Kepala Desa Peron, Erna Hermawati, menyambut baik perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan warga. Ia mengatakan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan telah menjadi agenda rutin yang melibatkan masyarakat setempat.
“Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan di desa kami telah dilakukan secara rutin setiap minggu mulai pukul 05.30 hingga 06.30 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat,” ungkapnya.
Erna berharap kebiasaan tersebut terus dipertahankan. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan dapat menjadi bagian dari upaya membangun Desa Peron yang lebih siap menghadapi ancaman bencana.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid






























