PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, menghadiri upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu, 19 Agustus 2026.
Upacara dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dihadiri Wakil Gubernur, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, para Bupati/Wali Kota, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat dari petani, pelaku UMKM, guru, tenaga kesehatan, hingga penyandang disabilitas.
Gubernur Ahmad Luthfi menekankan semangat “gumreget, nyawiji” yang bersatu dan berjuang bersama sebagai fondasi utama membangun Jawa Tengah menuju daerah yang makmur dan sejahtera.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa untuk aktif melawan arus disinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian di ruang digital.
“Saya mengatakan Jawa Tengah wolu siji, senantiasa gumerget, nyawiji, menuju daerah toto tenteram kerto raharjo, gemah ripah loh jinawi. Di saat disinformasi, hoaks, hate speech, bahkan menjurus kepada black campaign dan fitnah melanda dunia maya, maka seluruh insan ASN Provinsi Jawa Tengah dan seluruh kabupaten/kota sampai desa, kita harus menyampaikan hal yang benar kepada masyarakat,” katanya.
Luthfi menambahkan, gotong royong dan tepo seliro harus menjadi gaya hidup kolektif untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.
“Kita secara bersama-sama tentrem agawe makmur bagi masyarakat kita. Masih banyak pekerjaan rumah yang mesti kita tuntaskan. Dengan tekad gumreget dan nyawiji, akan banyak hal yang dapat kita capai di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, pariwisata, lingkungan hidup, keamanan, dan keadilan bagi seluruh warga Jawa Tengah,” pungkasnya.
Arahan Gubernur Jawa Tengah disambut baik oleh Plt Bupati Pekalongan, Sukirman.
Sukirman berharap momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah semakin memperkuat persatuan antardaerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah. Jateng gumerget, nyawiji,” ujar Sukirman.
Ia menafsirkan ajakan Gubernur sebagai dorongan untuk melanjutkan dan meningkatkan capaian pembangunan, bukan memulai dari nol.
“Pak Gubernur mencoba mengajak kita untuk bersatu padu, memperkuat persatuan kita, dan kemudian membangun bersama-sama Jawa Tengah,” katanya.
“Capaian-capaian pemerintahan yang lalu, itu kita teruskan dan kemudian kita tingkatkan prestasi Jawa Tengah, agar kemudian gemah ripah loh jinawi, masyarakatnya mendapatkan lapangan pekerjaan, mendapatkan kesehatan yang baik, dan pelayanan pendidikan yang paling baik,” katanya.
Usai upacara, Sukirman turut menandatangani rencana kerja bersama 35 kabupaten/kota serta perjanjian kerja sama terkait sinergi akselerasi sertifikasi halal di Jawa Tengah di Kantor Bupati Boyolali.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Rosyid































