Blora (lingkarjateng.id) – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora mencatat 6.427 pengunjung selama semester I tahun 2026. Gedung tersebut, dibangun dengan harapan sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat Blora
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blora, Bondan Arsiyanti (Danik), mengatakan adanya MPP memangkas kerumitan masyarakat dalam mengakses layanan.
Jumlah pengunjung mencapai 6.427 menjadi gambaran tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemerintahan yang cepat, mudah, dan terintegrasi dalam satu tempat.
“Layanan yang tersedia cukup beragam. Mulai BPJS Kesehatan, Imigrasi, Dinas Sosial, Dindukcapil, Dinas Perinaker, hingga layanan DPMPTSP,” ujar Danik, Jumat (14/08/2026).
Dari sejumlah layanan tersebut, sambung Danik, BPJS Kesehatan menjadi salah satu yang paling ramai dan sering dikunjungi. Pada Juli 2026 saja, tercatat 2.052 kunjungan ke layanan BPJS Kesehatan.
Di bawahnya ada layanan Imigrasi dengan 1.330 kunjungan. Kemudian Dinas Sosial sebanyak 718 kunjungan dan Dindukcapil mencapai 700 kunjungan.
Layanan Dinas Perinaker juga cukup banyak dimanfaatkan masyarakat dengan 501 kunjungan. Disusul BPPKAD sebanyak 315 kunjungan dan Bank Jateng mencapai 304 kunjungan.
Sementara layanan DPMPTSP mencatat 273 kunjungan. Kemudian BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 70 kunjungan dan layanan tata ruang Dinas PUPR sebanyak 48 kunjungan.
Tingginya kunjungan tersebut menunjukkan MPP. Keberadaannya menjadi salah satu pintu utama masyarakat. “Harapannya, pelayanan terus semakin mudah dan cepat,” pungkasnya.
Ke depan, MPP akan melakukan peningkatan kualitas pelayanan, pasalnya menjadi tantangan tersendiri. “Semakin tinggi kunjungan masyarakat, tuntutan terhadap pelayanan yang responsif, nyaman, dan efisien juga semakin besar,” tambahnya. ***
Jurnalis : Eko Wicaksono
Editor : Redaksi
































